Kesan Pertama Chiellini Saat Melihat Mbappe

Saat ini nama Kylian Mbappe disebut-sebut sebagai bintang masa depan. Pemain muda Prancis itu disebut sebagai penerus takhta Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sebagai bintang dunia. Tanda-tanda itu sudah terlihat dari sederet prestasi yang ia raih baik di level klub maupun tim nasional Prancis.

Giorgio Chiellini memiliki kesan tersendiri terhadap pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu. Menurutnya pemain tersebut memiliki masa depan yang cerah. Ia memiliki potensi untuk meneruskan era kejayaan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

“Siapa yang ditakdirkan untuk menjadi bintang dunia berikutnya dan jadi kolektor Ballon d’Or ketika Cristiano dan Messi berhenti? Dialah si orang Prancis, Kylian Mbappe, pemain yang sungguh unik,” ungkap Chiellini.

Ia mengatakan pertama kali melihat aksi Mbappe di layar televise di ajang Liga Champions Eropa tiga musim lalu. Saat itu ia sangat terkesan dengan pemain muda tersebut.

“Pertama kalinya saya melihat dia di TV adalah di Liga Champions 2016/2017, saat laga Manchester City-Monaco. Impresif. Pada akhir babak pertama, saya tanya ke Fabio Paratici,’Siapa dia? Dari planet mana?’.”

“Fabio menjawab, ‘Ya, Saya tahu dia. Kami sudah tahu dia untuk beberapa lama…penyerang yang tak bisa dihentikan, dia baru 18 tahun.’ Kami selanjutnya menghadapinya di kompetisi Eropa musim itu, di semifinal.”

Lebih lanjut Chiellini mengatakan pemain tersebut semakin matang. Saat ini di usianya yang ke-21 ia sudah mampu meraih sejumlah gelar baik di level klub maupun tim nasional. Mbappe sudah merasakan gelar juara liga bersama klubnya saat ini. Di tingkat lebih tinggi, ia turut andil mengantar Prancis menjadi juara dunia.

Ia memiliki kecepatan, teknik dan insting yang baik. Bila dibandingkan dengan Neymar, Chiellini mengatakan Mbappe lebih baik.

“Sekarang dia sudah 21 tahun dan sudah jadi juara dunia. Kecepatan, teknik, dan instingnya, dia tidak kurang apapun. Dia pemain yang suka memberikan kesan, karya agung yang tak ternilai. Saya juga merasa Mbappe lebih bagus dari Neymar, lebih konsisten. Masa depan sepenuhnya miliknya,” tegasnya.

Saat ini kompetisi Ligue 1 Prancis sudah berakhir. Akibat wabah Corona atau Covid-19, otoritas sepak bola setempat pun memutuskan untuk mengakhiri kompetisi lebih awal. Paris Saint-Germain (PSG), klub yang kini dibela Mbappe didapuk sebagai juara. Hal ini tidak lepas dari pencapaian mereka sebagai pemuncak klasemen Ligue 1 hingga sebelum kompetisi terhenti.