Klopp Sempat Khawatir Liga Inggris Tak Dilanjutkan

Para penggemar Liga Primer Inggris sudah bisa menyaksikan kembali tim-tim kesayangannya berlaga. Wabah corona yang melanda dunia sempat membuat kompetisi tersebut terhenti.

Ternyata pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sempat merasa khawatir kompetisi bakal berakhir dini. Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya sejumlah kompetisi di Eropa seperti Eredivisie Belanda dan Ligue 1 akhirnya diputuskan untuk disudahi sebelum musim benar-benar berakhir.

“Sejujurnya, iya, saya sempat khawatir. Ketika kita masuk fase lockdown, saya awalnya tidak memikirkannya sama sekali karena hal ini tidak penting pada waktu itu,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan dirinya semakin merasa khawatir saat banyak pembicaraan tentang kemungkinan kompetisi dibatalkan. Bahkan kecemasan tersebut sungguh menyerangnya.

“Saya menjadi khawatir ketika orang-orang mulai membicarakan soal pembatalan. Rasanya seperti, ‘Wow!’ Saya sungguh merasakannya secara fisik. Itu akan sangat, sangat, sangat berat.”

Klopp khawatir karena tidak ingin mendapatkan trofi Liga Inggris dengan bonus. Pasalnya saat ini Liverpool sedang berada di puncak klasemen dan hanya membutuhkan tambahan enam poin untuk mengunci gelar juara.

Klopp tidak ingin mereka mendapatkan trofi dengan tanpa menyelesaikan semua pertandingan. Ia lebih senang bila gelar tersebut diperoleh dengan dasar perhitungan pertandingan yang dilakoni di lapangan.

“Anda tak mengharapkan gelar didapatkan sebagai hadiah. Kami tidak mau memenanginya dengan dasar perhitungan poin per pertandingan, jadi kami sangat senang ketika diputuskan bahwa kita bisa bermain lagi.”

Ia pun akhirnya merasa lega setelah berbagai spekulasi terkait kemungkinan kompetisi dibatalkan tidak terbukti. Saat kompetisi diputuskan digulirkan lagi, Klopp pun merasa senang.

“Tapi memang sempat ada momen-momen khawatir. Dengan lamanya diskusi yang berjalan, sejumlah orang mengangkat isu tersebut dari waktu ke waktu atas berbagai alasan, tapi ketika ide itu ditepikan saya merasa cukup lega.”

Ia mengatakan bila kompetisi dibatalkan maka kini mereka sudah bisa merasakan gelar juara tersebut. Namun masih tersisa beberapa pertandingan hingga akhir musim. Mereka harus meraih dua kemenangan untuk memastikan gelar juara musim ini tidak jatuh ke tim lain.

“Kalau musim dituntaskan dengan basis poin per laga dan kami tidak bisa bermain lagi, maka kami mungkin sudah jadi juara sekarang. Tapi kan tidak pada akhirnya, kami harus memainkan pertandingan. Itu bagus, begitulah prosesnya seharusnya berjalan di olahraga dan sekarang kami akan mengejarnya,” pungkas mantan pelatih Borussia Dortmund itu.