Menang Tipis Atas Espanyol, Madrid Mulai Menjauh dari Barcelona

Real Madrid berhasil meraih kemenangan di pekan ke-32 La Liga Spanyol. Bertandang ke RCDE Stadium pada Senin, 29 Juni 2020 dini hari WIB, El Real berhasil membungkam tuan rumah Espanyol satu gol tanpa balas.

Gol semata yang tim tamu dicetak oleh Casemiro di penghujung babak pertama. Gol semaga wayang ini lebih dari cukup bagi Madrid untuk mendulang tiga poin. Tambahan tripoint membuat Madrid perlahan mulai menjauh dari Barcelona.

Berada di puncak klasemen, Madrid kini mengemas total 71 poin. Madrid sementara ini unggul dua angka dari Barcelona di urutan kedua. Di laga ke-32, Barcelona hanya mampu mendapat satu poin.

Sementara itu bagi Espanyol kekalahan ini membuat posisi mereka semakin terjepit di tabel klasemen La Liga. Tim tersebut belum juga beranjak dari dasar klasemen dengan raihan total 24 poin. Pintu degradasi pun semakin terbuka bagi klub ini.

Madrid sempat mendapat tekanan dari tuan rumah di awal pertandingan. Namun demikian Madrid perlahan-lahan mampu mendapatkan ritme permainan. Madrid akhirnya mampu memecah kebuntuan di akhir babak pertama.

Berawal dari umpan brilian Karim Benzema, Casemiro dengan tenang berhasil membobol gawang tuan rumah yang dijaga Diego Lopez. Gol ini semakin memacu Madrid untuk menambah gol. Namun hingga laga usai skor tak juga berubah. Sementara itu tuan rumah sempat mendapat sejumlah kesempatan untuk menyamakan kedudukan menjelang bubaran.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane enggan terpengaruh dengan posisi timnya di tabel klasemen sementara. Ia tak ingin mengandai-andai terkait peluang timnya menjadi juara La Liga musim ini. Menurutnya persaingan maish terus terjadi bahkan hingga laga terakhir nanti.

“Saya tidak mau berandai-andai kami menjuarai LaLiga, persaingan baru akan ditentukan di hari terakhir (musim),” beber Zidane.

Lebih lanjut pelatih asal Prancis itu mengatakan persaingan di La Liga begitu ketat. Bahkan untuk mengalahkan tim papan bawah mereka harus berjuang keras.

“Lihat saja betapa sulitnya bermain melawan tim papan bawah. Di liga ini Anda takkan pernah bisa tahu apa yang akan terjadi,” sambungnya.

Apakah bila mampu mengantar Real Madrid menjadi juara La Liga musim ini maka Zidane akan semakin betah di Santiago Bernabeu?

“Saya tidak akan melatih selama 20 tahun. Saya akan pensiun sebelum itu. Saya pelatih yang tak biasa, apapun bisa terjadi,” tegas Zidane.

Susunan Pemain Espanyol versus Real Madrid:

Espanyol: Diego Lopez; Victor Lopez, Bernardo Espinosa, Leandro Cabrera, Didac Vila (Adria Pedrosa 46′); Adrian Embarba (Jonathan Calleri 69′), Marc Roca, David Lopez, Sergi Darder (Nico Ribaudo 69′); Raul de Tomas, Wu Lei (Oscar Melendo 57′).

Pelatih: Abelardo Fernández

Real Madrid: Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Raphael Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Federico Valverde, Casemiro, Toni Kroos; Isco (Rodrygo 63′), Karim Benzema, Eden Hazard (Vinicius Junior 64′).

Pelatih: Zinedine Zidane

Komentar Guardiola Usai Man City Tembus Semi Final Piala FA

Manchester City berhasil lolos ke semi final Piala FA setelah menyingkirkan Newcastle United di babak perempat final. Pada pertandingan babak delapan besar yang digelar di Stadion St.James’ Park pada Senin, 29 Juni 2020 dini hari WIB, The Citizen mencatatkan kemenangan dua gol tanpa balas.

Sepasang gol Man City di laga ini dicetak oleh Kevin De Bruyne dan Raheem Stering. Kemenangan ini tentu sangat berarti bagi City. Di satu sisi ini menjadi pelampiasan atas kekalahan di pentas Liga Inggris beberapa hari sebelumnya. Saat ini City ditaklukkan Chelsea dengan skor 1-2.

Di sisi lain ini menjadi kesempatan bagi City untuk meraih trofi di musim ini setelah gelar Liga Primer Inggris dipastikan lepas dari tangan mereka.

Meski gagal di Liga Inggris, City berpeluang menutup musim ini dengan empat gelar. Sebelumnya tim tersebut sudah mengklaim dua trofi yakni Community Shield dan Piala Liga Inggris. Dua gelar lainnya yang berpeluang diraih adalah Piala FA dan Liga Champions Eropa.

Pelatih City, Pep Guardiola mengatakan timnya selalu memiliki rasa lapar untuk meraih trofi. Ia mengatakan kekalahan dari Chelsea membuat mereka semakin termotivasi untuk menghadapi pertandingan di Piala FA.

“Rasa lapar selalu ada di sana. Data berbicara sendiri selama beberapa musim terakhir. Kami senang setelah kekalahan dari Chelsea untuk kembali ke London ke semifinal,” beber Guardiola.

Lebih lanjut Guardiola mengatakan meski peluang mempertahankan trofi Liga Inggris sudah pupus, mereka masih terus mengincar kemenangan untuk mengamankan posisi ke Liga Champions musim depan.

“Kami bermain untuk menang. Kami berbicara setelah apa yang terjadi di Liga Inggris – kami membutuhkan dua kemenangan lagi untuk lolos ke Liga Champions (musim depan),” lanjutnya.

Ia berharap timnya semakin bersemangat untuk menghadapi Real Madrid di pentas Liga Champions musim ini.

“Tapi kami punya dua kompetisi yang bisa kami menangi. Kami membuat langkah pertama hari ini. Akan lebih baik tiba melawan Real Madrid dalam kondisi terbaik. Untuk memenangkan gelar ini akan menjadi cara terbaik untuk mempersiapkan lawan Madrid,” pungkasnya.

Susunan pemain Newcastle United versus Manchester City:

Newcastle United (5-4-1): Karl Darlow; Danny Rose (75′ V. Lazaro), Federico Fernandez, Jamaal Lascelles, Fabian Schar, Javier Manquillo; Miguel Almiron (65′ Joelinton), Sean Longstaff, Isaac Hayden (79′ M. Longstaff), Allan Saint-Maximin (74′ D. Yedlin); Andy Carroll (65′ D. Gayle).

Pelatih: Steve Bruce

Manchester City (4-3-3): Claudio Bravo; Kyle Walker (71′ João Cancelo), Nicolas Otamendi, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy; David Silva (64′ Bernardo Silva), Ilkay Gundogan, Kevin De Bruyne (71′ Rodri); Riyad Mahrez (64′ P. Foden), Gabriel Jesus, Raheem Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Barcelona Petik Hasil Imbang di Kandang Celta Vigo

Barcelona gagal meraih kemenangan dalam lanjutan pertandingan La Liga Spanyol. Bertandang ke markas Celta Vigo pada Sabtu, 27 Juni 2020 dini hari WIB, Barcelona hanya bisa bermain imbang 2-2.

Tambahan satu poin dari laga tandang ini membuat perolehan poin Barcelona kini menjadi 69 poin. Jumlah poin ini tentu membuat Barcelona harus berjuang keras di laga-laga selanjutnya. Pasalnya rival terberat mereka yakni Real Madrid terus mempu menjaga tren positif.

Sepasang gol Barcelona di laga ini diborong oleh Luis Suarez di menit ke-20 dan 67. Sementara sepasang gol tuan rumah disumbangkan oleh Fyodor Smolov di menit ke-50 dan Iago Aspas di menit ke-88.

Barcelona sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Sejak menit awal tim besutan pelatih Quique Setien mampu mengendalikan permainan. Barcelona sukses membuka keunggulan di menit ke-20 setelah Suarez berhasil mengkonversi umpan Lionel Messi. Meski berada dalam situasi terjepit Suarez tetap mampu memaksimalkan kesempatan untuk mencetak gol.

Di awal babak kedua, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan. Sepakan Fedor Smolov gagal dibendung Marc-Andre Ter Stegen yang berada di bawah mistar gawang Barcelona.

Luis Suarez kembali membawa Barcelon aunggul. Kembali Lionel Messi menjadi pelayan bagi gol yang diciptakan mantan pemain Liverpool. Sayangnya keunggulan Barcelona buyar di menit ke 88 setelah sepakan bebas Iago Aspas berhasil menjebol gawang tim tamu.

“Memberi kesempatan tampil lebih banyak kepada para pemain muda bukan hanya urusan saya saja. Itu harusnya juga jadi kebijakan klub ketika membuat perencanaan dalam semusim,” beber Setien.

“Jika klub membeli 5 pemain terbaik di masing-masing posisi, tentu sulit memberi kesempatan bermain untuk para jebolan akademi,” sambungnya.

Lebih lanjut Setien mengatakan pihaknya sangat berambisi untuk memenangi semua gelar. Namun di sisi lain ia juga ingin untuk memberi tempat kepada para pemain muda.

“Kami ingin memenangi semua gelar, ingin jadi yang terdepan, tapi juga ingin bocah berusia 17 tahun bermain layaknya seorang juara dunia,” tandasnya.

Susunan Pemain Celta Vigo versus Barcelona:

Celta Vigo (3-5-2): Ruben Blanco; Joseph Aidoo, Jorge Saenz, Nestor Araujo (Jeison Murillo 73′); Kevin Vazquez, Brais Mendez (Filip Bradaric 60′), Okay Yokuslu (Rafinha 60′), Denis Suarez, Jacobo Gonzalez (Santi Mina 81′); Iago Aspas, Fedor Smolov (Nolito 60′).

Pelatih: Óscar García Junyent

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Samuel Umtiti, Jordi Alba (Junior Firpo 81′); Arturo Vidal, Ivan Rakitic, Riqui Puig (Arthur 86′); Lionel Messi, Luis Suarez (Antoine Griezmann 81′), Ansu Fati (Martin Braithwaite 69′).

Pelatih: Quique Setien

Disebut Pelatih Terbaik di Dunia, Klopp Malah Sebut Nama Ini

Kiprah Jurgen Klopp bersama Liverpool patut diacungi jempol. Setelah musim lalu memenangi trofi Liga Champions Eropa, musim ini Klopp sukses menuntaskan kerinduan para penggemar untuk meraih trofi Liga Primer Inggris. Liverpool pun sukses mengakhiri pusa gelar Liga Inggris yang telah dinanti selama tiga puluh tahun.

Tak heran berbagai predikat disempatkan kepada mantan pelatih Borussia Dortmund itu. Salah satunya adalah menyebutnya sebagai pelatih terbaik di dunia. Namun demikian Klopp tak sepenuhnya terima dengan julukan tersebut.

Klopp mengatakan dirinya tak bisa berbuat apapun dengan julukan pelatih terbaik di dunia. Ia mengakui hasil tersebut bukan semata-mata kerja seorang pelatih. Ia justru menyebut Pep Guardiola sebagai sosok yang lebih pantas menyandang predikat sebagai pelatih terbaik di dunia.

“Saya tidak bisa berbuat apapun soal julukan ‘pelatih terbaik dunia’. Tapi saya tahu bersama seluruh tim pelatih, kami semua adalah pelatih yang sangat bagus. Menurut saya Pep Guardiola adalah pelatih terbaik dunia,” tandas Klopp.

Gelar Liga Inggris yang diraih Liverpool musim ini melengkapi pencapaian cemerlang Klopp bersama Liverpool. Pelatih asal Jerman ini sudah lima musim berada di Anfield. Dalam setahun terakhir ia bahkan mampu mempersembahkan empat gelar bagi klub tersebut.

Ia mengkaui hal tersebut melebihi apa yang pernah ia bayangkan. Ia pun mempersembahkan gelar Liga Inggris untuk beberapa orang di antaranya adalah Steven Gerrard.

“Ini tidak bisa dipercaya. Ini melebih dari apa yang pernah saya bayangkan. Gelar ini untuk Kenny yang sudah banyak mendukung kami, itu untuk Anda. Untuk yang sudah menunggu 30 tahun dan itu Stevie (Gerrard),” beber Klopp.

Lebih lanjut ia berharap gelar tersebut memberikan motivasi tersendiri. Ia berharap timnya semakin termotivasi untuk menjadi lebih baik dan meraih lebih banyak gelar di musim-musim mendatang.

“Para pemain mengagumi kalian semua. Semoga ini memotivasi tim karena sejarah kami yang hebat,” sambungnya.

Kesuksesan Liverpool menyegel trofi Liga Inggris ditentukan oleh hasil pertandingan antara Manchester City kontra Chelsea. Laga yang digelar di Stadion Stamford Bridge pada Jumat, 26 Juni 2020 dini hari WIB itu dimenangi Chelsea dengan skor 2-1.

Kemenangan Chelsea ini sekaligus memupus harapan Manchester City untuk bisa menyamai apalagi melampaui perolehan poin Liverpool. Liverpool yang kini mengemas total 86 poin terlalu jauh untuk dikejar City dengan tabungan 63 poin. Sisa tujuh pertandingan mustahil bagi City untuk mengejar Liverpool.

Tekuk Crystal Palace, Liverpool Dekati Tangga Juara

Liverpool berhasil memetik kemenangan di pekan ke-31 Liga Primer Inggris. Menghadapi Crystal Palace di kandang sendiri di Stadion Anfield pada Kamis, 25 Juni 2020 dini hari WIB, The Reds menang dengan skor telak 4-0.

Empat gol tuan rumah disumbangkan oleh empat pemain berbeda yakni Trent Alexander-Arnold, Mohamed Salah, Fabinho, dan Sadio Mane. Kemenangan ini mendekatkan Liverpool dengan tangga juara.

Saat ini Liverpool sudah mengemas total 86 poin dan semakin jauh meninggalkan para pesaing seperti Manchester City di urutan kedua dan Leicester City di tempat ketiga. Dengan jumlah poin tersebut maka Liverpool hanya butuh dua poin lagi untuk menjadi juara. Bahkan gelar juara Liverpool akan ditentukan para pertandingan Manchester City kontra Chelsea. Bila sampai City kalah maka Liverpool sudah bisa berpesta.

Sementara itu kekalahan ini membuat Crystal Palace tertahan di urutan kesembilan dengan raihan total 42 poin. Palace tentu tidak ingin posisinya semakin terperosok sehingga harus bangkit di laga selanjutnya.

Di laga ini Liverpool tampil dengan kekuatan penuh termasuk Mohamed Salah yang absen di laga sebelumnya. Salah menemani Roberto Firmino dan Sadio Mane di lini serang.

Sejak menit awal tuan rumah langsung memberikan ancaman. Sepanjang pertandingan The Reds mampu mengendalikan laga dan nyaris tidak memberikan kesempatan kepada tim tamu untuk berkembang.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp tak terlalu tertarik menunggu hasil Man City versus Chelsea. Menurutnya kedua tim itu adalah tim terbaik saat ini. Bila sampai menyaksikan laga itu maka itu semata-mata untuk mengetahui permainan dan strategi yang mereka terapkan.

“Saya tidak tertarik dengan hasilnya. Mereka adalah dua tim terbaik saat ini. Saya mau tahu bagaimana permainan mereka,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund ini mengatakan timnya hanya fokus pada pertandingan yang akan mereka lakoni. Ia juga tak memikirkan bagaimana harus merayakan gelar juara nanti.

“Kami hanya fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain dan harus menang. Tidak kepikiran sih, bagaimana mau melakukan selebrasi nanti,” tegasnya.

Susunan Pemain Liverpool versus Crystal Palace:

Liverpool: Alisson; Trent Alexander-Arnold (Neco Williams 74′), Joe Gomez, Virgil van Dijk, Andrew Robertson (Harvey Elliott 84′); Fabinho, Jordan Henderson (Alex Oxlade-Chamberlain 64′), Georginio Wijnaldum; Mohamed Salah, Sadio Mane (Naby Keita 84′), Roberto Firmino (Takumi Minamino 74′).

Pelatih: Jurgen Klopp

Crystal Palace: Wayne Hennessey; Joel Ward, Gary Cahill, Mamadou Sakho, Patrick van Aanholt; James McCarthy; Andros Townsend, James McArthur (Jairo Riedewald 66′), Cheikhou Kouyate (Luka Milivojevic 66), Wilfried Zaha (Max Meyer 15′); Jordan Ayew (Brandon Pierrick 84′).

Pelatih: Roy Hodgson

Gol Tunggal Rakitic Antar Barcelona Kembali ke Puncak La Liga

Barcelona akhirnya sukses kembali ke puncak La Liga Spanyol. Hal ini menyusul kemenangan di pekan ke-31 saat menjamu Athletic Bilbao di Stadion Camp Nou pada Rabu, 24 Juni 2020 dini hari WIB.

Di laga ini tuan rumah Barcelona menang dengan skor tipis, 1-0. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Ivan Rakitic di babak kedua.

Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengantar Barcelona ke posisi teratas di tabel klasemen sementara. Dengan raihan total 68 poin dari 31 pertandingan, Barcelona unggul tiga angka dari Real Madrid yang baru memainkan 30 laga.

Sementara itu kekalahan ini membuat Bilbao tertahan di posisi ke-10 dengan tabungan total 42 poin dari 31 pertandingan.

Kedua tim menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim berusaha untuk mencuri kesempatan. Meski bermain di kandang lawan Bilbao mencoba untuk menciptakan beberapa peluang.

Sementara itu tuan rumah Barcelona terlihat kesulitan untuk menciptakan peluang emas. Beberapa kali para pemain Barcelona memilih untuk melepaskan tembakan jarak jauh.

Momentum emas Barcelona baru datang di babak kedua. Hal ini tidak lepas dari pergantian pemain yang dilakukan Queque Setien dengan memasukan Ivan Rakitic. Pemain internasional Kroasia ini berhasil mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-71.

Gol ini berawal dari pergerakan Messi yang tak mampu mendapatkan ruang tembak. Bola kemudian jatuh ke kaki Rakitic yang berada dalam posisi bebas sehingga dengan mudah menggetarkan gawang tim tamu.

Setelah gol ini Barcelona berusaha untuk mencari gol tambahan. Namun upaya tuan rumah tak berbuah manis hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

“Ini tidak mudah. Saat ruang yang ada hanya sedikit, anda harus bermain dengan gesit serta tepat. Kami kekurangan hal itu sejak kembali bermain. Hal ini membuat permainan terasa sulit, tapi saya pikir kami akan kembali seiring dengan musim berjalan,” beber Setien.

Lebih lanjut ia mengapresiasi kinerja Rakitic di laga itu. Meski tampil sebagai pemain pengganti, Rakitic sukses menjadi pahlawan tim.

“Hari ini, dia bermain pada babak kedua karena Sergio Busquets mendapatkan kartu. Sejujurnya, dia bermain dengan baik,” ungkapnya.

Susunan Pemain Barcelona versus Athletic Bilbao:

Barcelona: Marc-Andre Ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Arthur (Ricard Puig 56′), Sergio Busquets (Ivan Rakitic 64′), Arturo Vidal; Lionel Messi, Luis Suarez (Martin Braithwaite 85′), Antoine Griezmann (Ansu Fati 65′).

Pelatih: Quique Setien

Athletic Bilbao: Unai Simon; Oscar De Marcos, Unai Nunez, Yeray Alvarez, Mikel Balenziaga; Unai Lopez (Dani Garcia 57′), Mikel Vesga; Inigo Lekue (Ander Capa 69′), Oihan Sancet (Raul Garcia 79′), Inigo Cordoba (Iker Muniain 57′); Inaki Williams (Asier Villalibre 70′).

Pelatih: Gaizka Garitano

Kritik Marcello Lippi untuk Pelatih Juventus

Maurizio Sarri mendapat kritik dari Marcello Lippi. Lippi merupakan pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub top Italia. Lippi melayangkan kritik terkait sikap pelatih Juventus itu belakangan ini.

Lippi mengatakan Sarri harus bisa mendengar pendapat dari para pemain Juventus, terutama para pemain bintang. Ia mengatakan bila Sarri tak melakukan hal itu maka susah untuk mendapatkan skuad terbaik.

“Saya pikir ketika Anda berada di tim besar, pendapat para pemain hebat penting. Seorang jenderal yang memaksakan dirinya secara ironis tidak pernah mendapatkan yang terbaik dari tentaranya,” beber Lippi.

Lebih lanjut ia mengatakan kecemerlangan pelatih tersebut seperti datang terlambat. Terkait pertandingan yang akan dilakoni menghadapi Bologna di pentas Serie A Italia, Lippi mengingatkan Sarri untuk tak sampai anggap enteng.

“Pagi ini, saya membaca beberapa pernyataan Sarri, mungkin kecemerlangannya lambat datang. Juventus pasti harus kembali mencetak gol dan menang. Itu tidak mudah, Bologna adalah tim yang sangat ambisius dan sangat menuntut. Ini akan sangat sulit,” sambungnya.

Sementara itu Sarri angkat bicara terkait kegagalan mereka di pentas Coppa Italia. Pertandingan kontra Bologna bisa menjadi titik balik untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain.

“Kehilangan trofi selalu menyakitkan, itulah situasinya dan kami tidak boleh menyalahkan diri sendiri,” beber Sarri.

Lebih lanjut ia mengatakan para pemain harus bisa bangkit setelah gagal meraih trofi Coppa Italia. Ia meminta para pemain untuk tidak tenggelam dalam kesedihan karena kegagalan itu.

“Saya meminta para pemain untuk tidak membiarkan diri mereka teralihkan oleh apa pun atau memikirkan apa yang mungkin terjadi, karena apa yang terjadi sudah terjadi,” lanjutnya.

Sementara itu Sarri mengatakan bahwa performa timnya saat ini dipengaruhi oleh kekosongan pertandingan selama beberapa bulan karena wabah Corona atau Covid-19.

“Pasti akan sulit setelah berhenti selama 70 hari, kehilangan ketajaman, kebugaran, dan akselerasi. Tidak ada dalam situasi ini yang normal.”

Lebih lanjut ia berharap bahwa perlahan-lahan timnya bisa mendapatkan kembali ketajaman seiring bergulirnya kembali kompetisi. Situasi ini menurutnya terjadi hampir di semua tim.

“Kekurangan gol bisa menjadi masalah ketajaman secara umum, karena kami menguasai bola untuk waktu yang lama dan mengendalikan permainan, tetapi tidak bisa menyelesaikan peluang kami. Melihat kualitas dalam skuad, saya tidak bisa membayangkan bakal berjuang di depan gawang untuk waktu yang lama,” pungkasnya.

Jadwal Pertandingan Tengan Pekan Ini: Man United Vs Sheffield, Liverpool Vs Crystal Palace

Sejumlah laga menarik akan digelar pada tengah pekan ini. Pada Kamis, 25 Juni 2020 akan berlangsung sejumlah pertandingan di pentas Liga Primer Inggris.

Pemuncak klasemen sementara, Liverpool akan memainkan laga kandang menghadapi Crystal Palace. Laga ini akan digelar di Stadion Anfield yang merupakan kandang The Reds. Kemenangan di laga ini akan mendekatkan klub asuhan Jurgen Klopp itu dengan tangga juara.

Saat ini Liverpool hanya butuh lima angka untuk mengakhiri penantian selama 30 tahun menjadi kampiun Liga Inggris. Namun demikian Crystal Palace bukan tim yang mudah dikalahkan. Liverpool harus tampil ekstra dan belajar dari hasil seri dalam derby Merseyside untuk mendapatkan hasil maksimal di laga ini.

Sebagaimana diketahui di laga sebelumnya Liverpool bermain tanpa gol kontra Everton di Stadion Goodison Park. Bila mampu mengatasi Crystal Palace di laga ini maka Liverpool hanya butuh dua angka lagi untuk pesta juara.

Laga lainnya yang tak kalah menarik adalah pertemuan antara Manchester United kontra Sheffield United. Setan Merah akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Old Trafford. Bila mampu memenangi laga ini maka United terus menjaga asa untuk naik ke zona Liga Champions.

Dari pentas La Liga akan digelar dua pertandingan pada Kamis, 25 Juni 2020. Real Madrid akan memainkan laga kandang menjamu Real Mallorca. Ini menjadi kesempatan bagi Madrid untuk kembali menggusur Barcelona dari puncak klasemen. Saat ini Madrid tertinggal tiga poin dari Barcelona yang sudah memainkan 31 laga, satu laga lebih banyak dari Madrid.

Pertandingan lainnya akan digelar di markas Real Sociedad. Tuan rumah Sociedad akan kedatangan tamunya, Celta Vigo.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya:

SELASA, 23 JUNI 2020

ENGLAND PREMIER LEAGUE

02:00 WIB – Manchester City vs Burnley – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Villarreal vs Sevilla – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Leganes vs Granada – beIN Sports 1 (Live)

SUPER LIG

01:00 WIB – Alanyaspor vs Trabzonspor – beIN Sports 2 (Live)

RABU, 24 JUNI 2020

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:00 WIB – Leicester City vs Brighton & Hove Albion – Mola TV (Live)
02:15 WIB – Tottenham Hotspur vs West Ham United – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Levante vs Atletico Madrid – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Barcelona vs Athletic Bilbao – beIN Sports 1 (Live)

KAMIS, 25 JUNI 2020

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:00 WIB – Manchester United vs Sheffield United – Mola TV (Live)
00:00 WIB – Newcastle United vs Aston Villa – Mola TV (Live)
00:00 WIB – Norwich City vs Everton – Mola TV (Live)
00:00 WIB – Wolverhampton Wanderers vs Bournemouth – Mola TV (Live)
02:15 WIB – Liverpool vs Crystal Palace – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Real Sociedad vs Celta Vigo – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Madrid vs Mallorca – beIN Sports 1 (Live)

Madrid Dianggap Diuntungkan VAR, Begini Respon Pelatih Barcelona

Kubu Barcelona mendapat serangan usai menjalani beberapa pertandingan belakangan ini. Klub berjuluk Los Blanco situ disebut mendapatkan untungan dari keputusan yang ditetapkan berdasarkan Video Assistan Referee atau VAR.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari pelatih Barcelona, Quique Setien. Menurut pelatih tersebut, ia enggan mengomentari hal yang terjadi pada tim lain. Ia lebih memilih fokus pada tim sendiri.

“Saya fokus pada tim sendiri. Kami memiliki masalah di sepakbola, tetapi saya sangat senang dengan banyak hal yang kami lakukan,” beber Setien.

Komentar miring terhadap Madrid menguat usai mereka memetik kemenangan atas Real Sociedad yang mengantar mereka ke puncak klasemen La Liga. Di laga itu Madrid mendapat satu hadiah penalti dan wasit sempat menganulir gol tuan Sociedad yang dicetak oleh Diego Llorente.

Lebih lanjut Setien mengatakan kehadiran VAR sebenarnya membuat pertandingan menjadi lebih baik. Itulah alat bantu untuk para pengadil pertandingan agar bisa mengambil keputusan secara tepat.

“Kami menang dua kali dan seri satu [pasca dilanjutkan kompetisi]. Kami sudah mencetak enam gol dan kami belum kebobolan. VAR adalah alat yang kita miliki, yang bisa membuat pertandingan lebih baik. Tetapi kita harus menggunakannya dan punya pandangan yang lebih jelas.”

Namun demikian ia tak menampik bahwa VAR bisa tidak digunakan dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari beberapa keputusan yang berubah-ubah.

“Cukup adil untuk bertanya mengapa beberapa tindakan ditinjau dan yang lain tidak. Itu bisa mengarah pada gagasan bahwa VAR tidak digunakan dengan baik,” sambungnya.

Namun demikian ia menegaskan bahwa ada hal yang tidak bisa dikontrol oleh mereka. Selain itu apa yang menjadi keputusan wasit apalagi terjadi dengan tim lain bukan bergantung pada mereka. Saat ini ia lebih fokus pada timnya yakni mendapatkan kemenangan demi kemenangan.

Ia pun tak ingin membicarakan lagi pertandingan yang dilakoni timnya saat bermain imbang tanpa gol kontra Sevilla. Ia membiarkan setiap orang memberikan penilaian.

“Ada hal yang tak bisa kami kontrol. Itu juga bukan tergantung pada kami. Kami cuma perlu menang. Tentang laga kemarin, semua melihat apa yang terjadi. Semua akan memberi penilaian,” pungkasnya.

Hasil imbang atas Sevilla membuat Barcelona gagal mempertahankan posisi puncak. Tambahan satu gol membuat posisi mereka berhasil disalip oleh Real Madrid yang sukses memetik kemenangan atas Real Sociedad. Kedua tim kini memiliki perolehan poin yang sama.

Klopp Sempat Khawatir Liga Inggris Tak Dilanjutkan

Para penggemar Liga Primer Inggris sudah bisa menyaksikan kembali tim-tim kesayangannya berlaga. Wabah corona yang melanda dunia sempat membuat kompetisi tersebut terhenti.

Ternyata pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sempat merasa khawatir kompetisi bakal berakhir dini. Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya sejumlah kompetisi di Eropa seperti Eredivisie Belanda dan Ligue 1 akhirnya diputuskan untuk disudahi sebelum musim benar-benar berakhir.

“Sejujurnya, iya, saya sempat khawatir. Ketika kita masuk fase lockdown, saya awalnya tidak memikirkannya sama sekali karena hal ini tidak penting pada waktu itu,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan dirinya semakin merasa khawatir saat banyak pembicaraan tentang kemungkinan kompetisi dibatalkan. Bahkan kecemasan tersebut sungguh menyerangnya.

“Saya menjadi khawatir ketika orang-orang mulai membicarakan soal pembatalan. Rasanya seperti, ‘Wow!’ Saya sungguh merasakannya secara fisik. Itu akan sangat, sangat, sangat berat.”

Klopp khawatir karena tidak ingin mendapatkan trofi Liga Inggris dengan bonus. Pasalnya saat ini Liverpool sedang berada di puncak klasemen dan hanya membutuhkan tambahan enam poin untuk mengunci gelar juara.

Klopp tidak ingin mereka mendapatkan trofi dengan tanpa menyelesaikan semua pertandingan. Ia lebih senang bila gelar tersebut diperoleh dengan dasar perhitungan pertandingan yang dilakoni di lapangan.

“Anda tak mengharapkan gelar didapatkan sebagai hadiah. Kami tidak mau memenanginya dengan dasar perhitungan poin per pertandingan, jadi kami sangat senang ketika diputuskan bahwa kita bisa bermain lagi.”

Ia pun akhirnya merasa lega setelah berbagai spekulasi terkait kemungkinan kompetisi dibatalkan tidak terbukti. Saat kompetisi diputuskan digulirkan lagi, Klopp pun merasa senang.

“Tapi memang sempat ada momen-momen khawatir. Dengan lamanya diskusi yang berjalan, sejumlah orang mengangkat isu tersebut dari waktu ke waktu atas berbagai alasan, tapi ketika ide itu ditepikan saya merasa cukup lega.”

Ia mengatakan bila kompetisi dibatalkan maka kini mereka sudah bisa merasakan gelar juara tersebut. Namun masih tersisa beberapa pertandingan hingga akhir musim. Mereka harus meraih dua kemenangan untuk memastikan gelar juara musim ini tidak jatuh ke tim lain.

“Kalau musim dituntaskan dengan basis poin per laga dan kami tidak bisa bermain lagi, maka kami mungkin sudah jadi juara sekarang. Tapi kan tidak pada akhirnya, kami harus memainkan pertandingan. Itu bagus, begitulah prosesnya seharusnya berjalan di olahraga dan sekarang kami akan mengejarnya,” pungkas mantan pelatih Borussia Dortmund itu.