Pesta Gol ke Gawang Belarus, Jerman Pastikan Satu Tempat di Putaran Final Piala Eropa 2020

Tim nasional Jerman memastikan satu tempat di putaran final Piala Eropa 2020. Hal ini dipastikan setelah memetik kemenangan telak di matchday kesembilan yang berlangsung pada Sabtu, 16 November 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Menjamu Belarus di Stadion Borussia Park, Der Panzer menang empat gol tanpa balas. Keempat gol Jerman disumbangkan oleh Matthias Ginter di menit ke-41, Leon Goretzka di menit ke-49, dan sepasang gol dari Toni Kroos di menit ke-55 dan 83.

Tambahan tiga poin membuat perolehan poin Jerman menjadi 18 poin dari tujuh pertandingan. Jerman mantap di posisi teratas Grup C, unggul dua angka dari Belanda di urutan kedua. Sementara itu Irlandia Utara berada di posisi ketiga dengan selisih enam poin. Dengan satu laga tersisa mustahil bagi para pesaing untuk merebut tiket ke putaran final dari tangan Jerman.

Sementara itu Belarus harus menguburkan harapan untuk tampil di putaran final. Tim tersebut baru mendulang total empat poin dari delapan pertandingan dan berada di urutan keempat. Belarus unggul tiga angka dari Estonia di urutan terbawah.

Tampil di kandang sendiri membuat Jerman sangat percaya diri. Tim besutan pelatih Joachim Loew ini pun mampu menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola Jerman pun sangat mutlak, mencapai lebih dari 75 persen.

Selain itu Jerman memiliki peluang lebih banyak dengan 23 kesempatan melepaskan tembakan dengan lima di antaranya mengenai sasaran. Berada dalam tekanan membuat Belarus tak bisa berbuat banyak.

Meski menguasai jalannya pertandingan, tidak mudah bagi Jerman untuk mencetak gol. Bahkan tuan rumah harus menunggu lebih dari 40 menit untuk mencetak gol pertama. Berawal dari aksi Serge Gnabry dari sisi kanan, dilanjutkan dengan umpan terukur yang menyasar Ginter di lini depan. Dengan tumit, Ginter berhasil menjaringkan bola ke gawang tim tamu. Jerman hanya mampu mencetak satu gol di babak pertama.

Di babak kedua, Jerman semakin meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya mereka mampu mencetak tiga gol. Di awal babak kedua, Leon Goretzka mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan sepak pojok Toni Kroos.

Kroos pun tak ketinggalan mencetak gol. Ia mencetak gol pertama di laga ini berkat umpan Ginter. Menit ke-83, gelandang Real Madrid itu mencetak gol kedua melalui aksi ciamik memperdaya dua pemain belakang tim tamu sebelum menggetarkan gawang mereka. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan Jerman empat gol tanpa balas.

Kroos menjadi sedikit dari pemain senior yang masih berseragam timnas Jerman. Bermaterikan banyak pemain muda, membuat Kroos yakin Jerman akan memiliki masa depan yang baik.

“Kami masih kurang memiliki pengalaman. Namun secara prospek tim kami bekerja lebih baik dan lebih baik lagi,” beber Kroos.

Untuk turnamen Piala Eropa 2020, Kroos tidak menyebut mereka menjadi favorit. Namun ia menegaskan mereka akan terus mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Kita akan tahu mempersiapkan diri dengan baik sebelum turnamen. Saat ini, aku tidak akan menganggap kami sebagai favorit. Namun hal tersebut tidak terlalu berpengaruh,” lanjutnya.

Susunan pemain Jerman versus Belarus:

Jerman (4-3-3): 1-Manuel Neuer; 13-Lukas Klostermann, 2-Robin Koch, 4-Matthias Ginter, 14-Nico Schulz; 21-Ilkay Guendogan, 6-Joshua Kimmich, 8- Toni Kroos; 18-Leon Goretzka, 9-Timo Werner, 20-Serge Gnabry

Pelatih: Joachim Loew

Belarus (4-1-4-1): 1-Aleksandr Gutor; 23-Sergey Matveychik, 3-Aleksandr Martynovich, 4-Nikita Naumov, 5-Dennis Polyakov; 18-Ivan Maewski; 22-Igor Stasevich, 23-Pavel Nekhaychik, 2-Stanislav Dragun, 7-Yuri Kovalev; 19-Denis Laptev

Pelatih: Mikhail Markhel

Performa di Juventus Menurun, Ronaldo Tetap Dapat Posisi Utama di Timnas Portugal

Saat ini Cristiano Ronaldo sedang mengalami tantangan di Juventus. Hal ini terlihat dari situasi yang terjadi padanya dalam dua laga terakhir. Mantan pemain Real Madrid itu tidak bermain penuh selama 90 menit, tetapi ditarik keluar oleh pelatih Juventus, Maurizio Sarri.

Ronaldo ditarik keluar di menit ke-82 saat Juventus menghadapi Lokomotiv Moskow di fase grup Liga Champions Eropa pada 6 November 2019 lalu. Posisi Ronaldo kemudian digantikan oleh Douglas Costa.

Di pertandingan selanjutnya, menit bermain Ronaldo lebih singkat. Saat Juventus menghadapi AC Milan, Ronaldo ditarik keluar di menit ke-55 dan digantikan oleh Paulo Dybala. Dybala kemudian tampil sebagai pahlawan kemenangan Juventus berkat gol tunggalnya di laga itu.

Situasi di klub ternyata tidak mengganggu posisi Ronaldo di tim nasional Portugal. Sebagaimana dikatakan Ruben Neves, Ronaldo tetap mendapat tempat utama di tim nasional. Neves mengatakan Ronaldo tetaplah pemain penting bagi negaranya.

“Cristiano baik-baik saja. Ia menjalani sesi latihan yang hebat seperti biasa, dan memiliki motivasi yang hebat untuk menghadapi pertandingan. Dia sepenuhnya siap untuk pertandingan. Saya kira dia tidak tahu apa yang dibicarakan orang,” beber Neves.

Lebih lanjut Neves mengatakan pemain tersebut sudah mengikuti latihan seperti biasa dan siap untuk pertandingan selanjutnya.

“Dia menjalani sesi latihan yang bagus, seperti yang sudah saya katakan. Saya kira kami bisa mengharapkan Ronaldo yang selalu kita lihat seperti biasanya di pertandingan besok,” lanjut Neves.

Penegasan juga disampaikan pelatih timnas Portugal, Fernando Santos. Santos mengatakan Ronaldo sudah dalam kondisi fit dan siap menghadapi agenda pertandingan internasional. Pemain yang sempat dikabarkan cedera itu dipastikan akan tampil dalam dua laga bersama Portugal.

“Semua orang ingin membicarakan dia karena dia adalah pemain terbaik di dunia. Cristiano ada di sini, dia dipanggil ke timnas, dia fit, dan dia akan bermain,” beber Santos.

Bila demikian, Ronaldo akan memperkuat Portugal saat menghadapi Lithuania dan Luksemburg di babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Kontribusi Ronaldo amat diperlukan untuk mengantar Portugal ke putaran final.

Saat ini Portugal berada di urutan kedua Grup B dengan raihan total 11 poin. Portugal tertinggal delapan poin dari Ukraina di posisi teratas. Saat ini lawan terberat Portugal adalah Serbia yang hanya tertinggal satu angka dari Portugal.

Kemenangan atas Lithuania dan Luksemburg membuka peluang bagi Portugal untuk menemani Ukraina ke putaran final tahun depan. Bila tidak maka tiket kedua dari GRup B akan jatuh ke tangan Serbia.

 

Persebaya Tak Ambil Pusing dengan Rekor Buruk PSM di Laga Tandang

Salah satu pertandingan menarik akan tersaji di Stadion Batakan, Balikpapan pada Kamis, 14 November 2019 saat Persebaya Surabaya berduel dengan PSM Makassar. Ini merupakan laga tunda pekan ke-26.

Kedua tim tentu mengincar kemenangan di laga ini. Namun demikian mereka tidak akan tampil dengan kekuatan terbaik. Persebaya misalnya tidak bisa menurunkan David da Silva dan Irfan Jaya yang sedang dalam masa pemulihan cedera.

Selain itu Otavio Dutra dan Hansamu Yama pun dipastikan absen. Dutra tengah membela timnas Indonesia. Sementara Hansamu harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Tidak hanya itu kondisi kiper Miswar Saputra pun diragukan tampil setelah sakit sepekan.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, pun tak bisa menjamin Miswar bisa tampil di laga tersebut. Ia mengatakan Miswar sudah ikut berlatih, tetapi ia tak bisa memastikan sang penjaga gawang asal Aceh itu akan merumput.

“Walau sudah latihan, saya belum tahu kesiapan Miswar seperti apa, karena dia sudah lima hari tidak ikut latihan. Saya perlu diskusi dulu dengan Miswar,” ungkap Aji.

“Tadi dia mulai ikut latihan, tapi memang belum 100 persen sembuh. Masih ada waktu beberapa hari, mudah-mudahan dia membaik. Saya akan diskusi dengan tim pelatih,” sambungnya.

Selain itu Aji juga menanggapi terkait rekor buruk PSM di laga tandang. Tim tersebut memiliki catatan buruk saat menjalani pertandingan di kandang lawan. Meski begitu, Aji tak ambil pusing dengan catatan tersebut.

“PSM punya rekor kurang bagus ketika tandang, itu juga tidak menjadi patokan. Tapi, paling tidak pemain sudah siap menghadapi PSM. Saya tidak terlalu tertarik dengan statistik seperti itu, karena situasinya pasti berbeda,” ungkap Aji.

Head-to-head Persebaya  vs PSM Makassar dalam 5 laga terakhir:

17/7/19: Liga 1 Indonesia – PSM Makassar vs Persebaya 2 – 1

10/11/18: Liga 1 Indonesia – Persebaya vs PSM Makassar 3 – 0

9/6/18: Liga 1 Indonesia – PSM Makassar vs Persebaya 1 – 0

20/5/14: Liga 1 Indonesia – Persebaya vs PSM Makassar 4 – 0

2/5/14: Liga 1 Indonesia – PSM Makassar vs Persebaya 0 – 2

Lima Pertandingan Terakhir Persebaya Surabaya:

9/11/19: Liga 1 Indonesia – TIRA Persikabo vs Persebaya 2 – 2

29/10/19: Liga 1 Indonesia – Persebaya vs PSS Sleman 2 – 3

23/10/19: Liga 1 Indonesia – Persela Lamongan vs Persebaya 1 – 0

18/10/19: Liga 1 Indonesia – Persib Bandung vs Persebaya 4 – 1

11/10/19: Liga 1 Indonesia – Persebaya vs Pusamania Borneo 0 – 0

Lima Pertandingan Terakhir PSM Makassar:

10/11/19: Liga 1 Indonesia – Kalteng Putra vs PSM Makassar 3 – 1

6/11/19: Liga 1 Indonesia – PSM Makassar vs Kalteng Putra 2 – 1

29/10/19: Liga 1 Indonesia – Bhayangkara FC vs PSM Makassar 3 – 2

24/10/19: Liga 1 Indonesia – PSM Makassar vs Madura United 1 – 0

20/10/19: Liga 1 Indonesia – PSM Makassar vs Persija Jakarta 0 – 1

Jadwal Pertandingan Selasa, 12 November 2019: Big Match Persib Kontra Arema

Sejumlah laga menarik akan mengisi kalender sepak bola pada Selasa, 12 November 2019. Dari dalam negeri salah satu pertandingan yang menarik adalah laga tunda pekan ke-21 antara Persib Bandung kontra Arema FC.

Pertandingan ini akan digelar di markas Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Kedua tim tentu akan menurunkan formasi terbaik meski beberapa pemain utama Persib Bandung tidak bisa ambil bagian.

Pelatih Persib, Rene Robert Alberts mengatakan ini merupakan laga besar. Namun demikian mereka akan bermain di tengah kalender FIFA yang mana beberapa pemainnya harus memperkuat tim nasional Indonesia.

“Besok laga besar, pertandingan yang ditunda dua kali dan akhirnya kami bisa bermain. Namun, kali ini kami harus bermain di kalender FIFA dan sangat menyulitkan bagi kami,” bebernya.

“Sayang waktunya tidak tepat untuk Persib. Jika saja kami bertanding melawan Arema sesuai jadwal awal, komposisi tim akan berbeda dan kami tidak harus bermain dengan banyak pemain yang ke timnas,” lanjutnya.

Hal senada dikatakan pelatih Arema FC, Milomir Seslija. Menurut Milo laga ini bakal berlangsung menarik. Namun ia yakin para pemain muda yang akan tampil bakal memberikan kejutan.

“Ini akan jadi laga menarik. Kedua tim sama-sama memiliki masalah karena banyak pemain yang absen, tapi kami tidak khawatir karena punya pemain muda lain yang diberi kesempatan,” beber Milo.

Lebih lanjut Milo mengatakan dirinya akan memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk menambah jam terbang. Sekalipun tidak mudah menghadapi Persib, Ia menyebut timnya akan menampilkan permainan terbaik.

“Mereka (pemain) hanya butuh fokus dan konsentrasi, dan bermain bagus. Inilah cara Arema bermain. Kami fokus dengan tim dan tidak ada yang bisa menghentikan. Ini memang tidak akan mudah tapi kami akan memperlihatkan yang terbaik dan jadi laga yang bagus,” ungkap pelatih kelahiran Bosnia 55 tahun lalu.

Berikut jadwal pertandingan Selasa, 12 November 2019:

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Spanyol vs Prancis – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Italia vs Brasil – Mola TV (Live)

FA CUP

02:45 WIB – Harrogate vs Portsmouth – beIN Sports 2 (Live)

CAF AFRICA CUP OF NATIONS U-23

01:00 WIB – Ghana vs Mesir – beIN Sports 1 (Live)
22:00 WIB – Pantai Gading vs Afrika Selatan – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persib Bandung vs Arema FC – Indosiar (Live)

AS Roma Raih Hasil Minor di Kandang Parma

AS Roma harus menelan pil pahit di pekan ke-12 Serie A Italia. Bertandang ke markas Parma di Stadion Ennio Tardini pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB, Serigala Roma takluk dua gol tanpa balas.

Sepasang gol Parma dipersembahkan oleh Mattia Sprocati di menit ke-68 dan Andrea Cornelius di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+3.

Kekalahan ini memupuskan harapan Roma untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Tim berjuluk Il Lupi justru turun peringkat ke posisi keenam dengan tabungan total 22 poin dari 12 pertandingan. Sementara bagi Parma, tambahan tiga poin membuat mereka kini menempati posisi kedelapan dengan koleksi total 17 poin dari 12 laga yang telah dijalani.

Parma tampil menekan sejak menit pertama. Beberapa kali tuan rumah mengancam gawang Roma. Sementara itu tim tamu berusaha memperagakan permainan cepat. Namun hingga babak pertama usai tidak ada gol yang tercipta.

Situasi berubah di babak kedua. Parma justru mampu membuka keunggulan di menit ke-68. Pemain pengganti Mattia Sprocati sukses menjaringkan bola ke gawang Roma melalui sepakan voli terarah.

Gol ini menjatuhkan mental dan semangat para pemain Roma. Sebaliknya, para pemain tuan rumah terlihat semakin bergairah menekan. Hasilnya pun dipetik di penghujung laga saat Cornelius dengan tenang menuntaskan umpan Hernani. Parma sukses menjaga keunggulan dua gol hingga laga usai.

Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia berdalih timnya sudah menampilkan permainan yang baik. Namun hasil yang dipetik tidak sesuai harapan.

“Tim terlihat kelelahan dan itu sangat jelas, ini bukan masalah sikap, tetapi saat ini kami tidak cepat dan responsif. Istirahat akan bermanfaat,” beber Fonseca.

Lebih lanjut Fonseca mengatakan pertahanan mereka sedikit kedodoran di babak kedua. Hal ini berujung pada terciptanya sepasang gol tuan rumah.

“Kami ingin menang dan sedikit membuka ruang, (tetapi) pertahananan kami lemah pada babak kedua, bahkan babak pertama pun kami banyak masalah,” sambung Fonseca.

Di sisi lain, Fonseca menaruh apresiasi kepada Parma. Ia secara khusus menyebut tuan rumah sangat berbahaya terutama dalam serangan balik.

“Parma selalu berbahaya dalam serangan balik dan mereka menciptakan beberapa peluang karena kami mengambil risiko,” tegas pelatih kelahiran Mozambik tersebut.

Susunan Pemain Parma versus AS Roma:

Parma: Luigi Sepe; Matteo Darmian, Simone Iacoponi, Kastriot Dermaku, Riccardo Gagliolo (Bruno alves 84′); Juraj Kucka, Matteo Scozzarella (Antonio Barila 71′), Hermani; Dejan Kulusevski, Andreas Cornelius, Gervinho (Mattia Sprocati 45′).

Pelatih: Roberto D’Aversa

AS Roma: Pau Lopez; Aleksandar Kolarov, Federico Fazio (Amadou Diawara 71′), Chris Smalling, Leonardo Spinazzola (Davide Santon 26′); Gianluca Mancini, Jordan Veretout; Justin Kluivert, Javier Pastore (Cengiz Under 65′), Nicolo Zaniolo; Edin Dzeko

Pelatih: Paulo Fonseca

Jadwal Pertandingan Senin, 11 November: Duel Juventus Vs Milan

Juventus dan AC Milan akan terlibat dalam duel di pekan ke-12 Serie A Italia. Ini merupakan salah satu pertandingan menarik yang sayang untuk dilewatkan oleh penggemar kedua tim. Laga ini akan digelar di markas Juventus di Allianz Stadium pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Saat ini Juventus berstatus runner-up klasemen sementara dengan raihan total 29 poin dari 11 pertandingan. Bianconeri tertinggal dua poin dari Inter Milan yang baru saja menguasai posisi teratas usai memetik kemenangan di laga ke-12

Milan tentu harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di kandang Nyonya Tua. Saat ini performa kedua tim seakan bertolak belakang. Milan terpuruk di papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan 13 poin dari 11 pertandingan.

Meski begitu salah satu pemain Milan, Ismael Bennacer optimis timnya mampu membuat kejutan di pertandingan itu. Hal ini berangkat dari pengalaman pertandingan sebelumnya di mana Juventus direpotkan Lecce dengan skor akhir 2-2.

“Kami adalah Milan dan bukan Lecce. Juventus dan Lecce bermain imbang, sehingga kami tentu bisa menang. Kami hanya perlu mengusung semangat yang tepat,” beber Bennacer.

Lebih lanjut pemain asal Aljazair itu mengatakan Milan merupakan tim dengan sejarah yang kuat. Mereka yakin akan tampil maksimal di kandang Juventus.

“Milan adalah klub dengan sejarah yang hebat dan kami harus berjuang keras, terutama untuk para suporter. Saat ini kami berada dalam situasi sulit, tapi tugas kami adalah bekerja keras dan terus optimistis,” lanjutnya.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 11 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Getafe vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Sevilla – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Parma vs AS Roma – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Juventus vs AC Milan – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Freiburg vs Eintracht Frankfurt – Fox Sports (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Belanda vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Korea Selatan vs Meksiko – Mola TV (Live)

CAF AFRICA CUP OF NATIONS U-23

22:00 WIB – Mali vs Kamerun – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Borneo FC – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Persipura Jayapura vs Bali United – O Channel (Live)

Son Heung-Min Jadi Bintang Saat Spurs Tekuk Red Star

Son Heung-Min menjadi bintang Tottenham Hotspur saat menghadapi Red Star Belgrade di matchday keempat Liga Champions Eropa. Pada pertandingan yang digelar di kandang Red Star di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, pada Rabu, 6 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, tim tersebut mencatatkan kemenangan empat gol tanpa balas.

Son mencetak dua dari empat gol tim tamu. Sumbangsih pemain internasional Korea Selatan itu terjadi di menit ke-57 dan 61. Sementara itu dua gol lainnya dipersembahkan oleh Giovani Lo Celso di menit ke-34 dan Christian Eriksen di menit ke-85.

Tambahan tiga poin dari kemenangan ini melengkapi koleksi poin Spurs menjadi tujuh dari empat pertandingan. Spurs sementara ini berada di urutan kedua, berjarak tiga poin dari Bayern Muenchen di urutan teratas.

Sementara itu bagi Red Star, kekalahan ini menipiskan peluang mereka untuk lolos ke babak selanjutnya. Red Star baru mengemas tiga poin dari empat pertandingan dan berada di posisi ketiga. Dengan hanya menyisahkan satu pertandingan, mustahil bagi Red Star untuk mengejar perolehan poin Spurs.

Meski tampil di kandang lawan, Spurs mampu menguasai jalannya pertandingan. Sejak menit awal armada Mauricio Pochettino langsung menekan pertahanan tuan rumah. Peluang demi peluang tercipta sejak menit awal. Namun di babak pertama Spurs hanya mampu mencetak satu gol melalui aksi Giovani Lo Celso.

Spurs baru bisa mencetak tiga gol setelah jeda. Tambahan tiga poin ini melengkapi kemenangan Spurs empat gol tanpa balas.

Sumbangsih dua gol di laga ini membuktikan Son sudah lepas dari bayang-bayang kartu merah yang diterima di pertandingan kontra Everton di Liga Primer Inggris beberapa waktu lalu. Saat itu Son mendapat kartu merah karena wasit menilai ia melakukan pelanggaran keras kepada pemain Everton yang berujung patah kaki.

Son terlihat begitu terpukul dengan insiden tersebut sebagaimana dikatakan rekannya, Dele Alli.  “Tidak ingin melihat terlalu banyak pada apa yang terjadi. Saya ingin mengirim harapan terbaik. Son hancur dan menangis. Itu bukan salahnya. Son adalah salah satu orang paling baik yang pernah Anda temui. Dia bahkan tidak bisa mengangkat kepalanya, dia menangis,” beber Dele Alli.

Namun demikian Federasi Sepak Bola Inggris atau FA kemudian menarik kembali kartu merah tersebut karena menilai Son tak melakukan pelanggaran berat itu.

“Heung-min Son akan tersedia bagi Tottenham Hotspur untuk tiga laga berikutnya di ajang domestik setelah Komisi Regulator independen menguatkan klaim bahwa kartu merah itu keliru,” ungkap FA.

Susunan Pemain Red Star Belgrade versus Tottenham Hotspur:

Red Star Belgrade: Milan Bojan; Marko Gobejic (Jander Santana 46′), Nemenja Milunovic, Milos Degenek, Milan Rodic; Njegos Petrovic, Dusan Jovancic (Jose Ruiz-Herrera 62′); Mateo Garcia (Richmond Boakye 68′), Marko Marin, Rajiv La Parra; Milan Pavkov

Pelatih: Vladan Milojevic

Tottenham Hotspur: Paulo Gazzaniga; Danny Rose, Eric Dier, Davinson Sanchez, Juan Foyth; Moussa Sissoko, Tanguy Ndombele; Son Heung-Min (Ryan Sessegnon 75′), Dele Alli (Christian Eriksen 62′), Giovani Lo Celso (Oliver Skipp 86′); Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

Jelang Laga Berat Kontra Ajax, Pelatih Chelsea Sebut Timnya Perlu Tingkatkan Diri

Chelsea akan menghadapi laga berat menghadapi Ajax Amsterdam di matchday keempat Liga Champions Eropa. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Stamford Bridge yang merupakan kandang Chelsea.

Laga tersebut dijadwalkan pada Selasa, 5 November 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Sebagai tuan rumah Chelsea tentu tidak ingin menanggung malu di hadapan pendukung sendiri. Chelsea sendiri memiliki modal bagus dalam sejarah pertemuan kedua tim.

Di pertemuan sebelummya, Chelsea berhasil mengalahkan Ajax di Johan Cruyff Arena. Saat itu The Blues menang satu gol tanpa balas. Namun di laga ini Chelsea akan mendapat tantangan lebih berat.

Selain tekanan dari tuan rumah, lawan yang dihadapi tentu sudah mempersiapkan diri lebih baik. Hal ini diakui oleh pelatih Chelsea, Frank Lampard. Mantan pemain Chelsea dan tim nasional Inggris itu mengatakan pertandingan tersebut akan berjalan sulit. Mereka tidak bisa tidak meningkatkan diri bila ingin memenangi pertandingan.

“Kami akan memiliki ujian besar melawan Ajax karena kualitas tim mereka. Kami menghadapi mereka dua minggu lalu dan melihat betapa bagusn mereka saat menguasai bola. Mereka memberi masalah yang besar [kepada pertahanan] kami. Kami percaya diri [dapat kembali menang], tetapi kami juga menyadari itu akan sulit,” beber Lampard.

Lebih lanjut Lampard mengatakan timnya harus meningatkan diri untuk bisa memetik hasil maksimal di laga tersebut. Lawan berpotensi menyulitkan mereka di kandang sendiri.

“Kami tahu kami harus berada di level tertinggi untuk mendapatkan hasil (melawan Ajax). Saya juga berpikir kami harus bisa meningkatkan diri,” sambungnya.

Selain itu Lampard mengatakan timnya harus berjuang maksimal untuk menghentikan para pemain muda Ajax. Tim besutan Erik ten Haag itu memiliki skuad muda yang memiliki kecepatan yang berpotensi menyulitkan mereka.

“Dalam permainan itu sendiri kami perlu melakukan banyak hal untuk menghentikan Ajax yang begitu baik saat menguasai bola,” tegas Lampard.

Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

23-10-2019 Ajax 0-1 Chelsea (UCL).

5 Pertandingan Terakhir Chelsea:

19-10-2019 Chelsea 1-0 Newcastle (EPL)

23-10-2019 Ajax 0-1 Chelsea (UCL)

26-10-2019 Burnley 2-4 Chelsea (EPL)

31-10-2019 Chelsea 1-2 MU (Carabao Cup)

03-11-2019 Watford 1-2 Chelsea (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Ajax Amsterdam:

06-10-2019 ADO Den Haag 0-2 Ajax (Eredivisie)

19-10-2019 RKC Waalwijk 1-2 Ajax (Eredivisie)

23-10-2019 Ajax 0-1 Chelsea (UCL)

27-10-2019 Ajax 4-0 Feyenoord (Eredivisie)

02-11-2019 PEC Zwolle 2-4 Ajax (Eredivisie).

Perkiraan Starting line-up Chelsea versus Ajax Amsterdam:

Chelsea (4-3-3): Kepa Arizzabalaga; Cesar Azpilicueta, Kurt Zouma, Fikayo Tomori, Emerson Palmieri; Mateo Kovacic, Jorginho, Mason Mount; Willian, Tammy Abraham, Christian Pulisic.

Pelatih: Frank Lampard

Ajax Amsterdam (4-2-3-1): Andre Onana; Sergino Dest, Joel Veltman, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Donny van de Beek, Razvan Marin; Hakim Ziyech, Quincy Promes, David Neres; Dusan Tadic.

Pelatih: Erik ten Hag

Sadio Mane Bawa Liverpool Tekuk Aston Villa

Sadio Mane menjadi penentu kemenangan Liverpool di pekan ke-11 Liga Primer Inggris. Pemain asal Afrika itu mencetak gol kedua sekaligus memastikan kemenangan The Reds saat menghadapi Aston Villa di Stadion Villa Park pada Sabtu, 2 November 2019. Pertandingan kedua tim berakhir dengan skor 2-1.

Mane mencetak gol penentu di menit ke-90+4, menyusul gol pertama yang dicetak oleh Andrew Robertson di menit ke-87. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Mahmoud Hassan di menit ke-21.

Tambahan tiga poin membuat Liverpool tetap nyaman di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Tim besutan pelatih Jurgen Klopp itu mengemas total 31 poin dari 11 laga. Liverpool masih berjarak enam poin dari pesaing terdekat yakni Manchester City.

Sementara itu kekalahan ini membuat Aston Villa kian mendekati zoana degradasi. Villa kini berada di posisi ke-16 dengan tabungan 11 poin dari 11 laga yang telah dijalani. Villa hanya berjarak tiga poin dari Southampton di zona merah.

Liverpool bermain cukup percaya diri. Sejak menit pertama mereka langsung menekan dan sempat membobol gawang tuan rumah di menit ke-28. Namun gol Roberto Firmino itu dianulir wasit.

Sebelum itu tuan rumah sempat membuka keunggulan di menit ke-21. Hassan berhasil memperdaya Alisson Becker di bawah mistar gawang tim tamu. Villa berhasil memimpin satu gol di babak pertama.

Di babak kedua Liverpool berusaha mengejar ketertinggalan. Upaya The Reds baru berbuah manis di menit ke-87 saat Andy Robertson berhasil memperdaya kiper tuan rumah menuntaskan umpan lambung Sadio Mane. Jelang bubaran Mane sukses mencatatkan namanya di papan skor. Sepakan keras pemain asal Afrika memanfaatkan umpan sepak pojok Trent Alexander-Arnold tak mampu digagalkan Tom Heaton. Liverpool sukses menjaga keunggulan hingga bubaran.

“[Catatan tidak terkalahkan] tidak mungkin terjadi jika Anda bermain seperti yang kami peragakan sampai kami kebobolan. Tidak buruk, sebaliknya malah, sepak bola yang bagus, teatpi bukan mental kemenangan yang kami butuhkan,” ungkap Jurgen Klopp usai pertandingan.

Pelatih Liverpool itu mengatakan timnya harus memperbaiki diri bila tidak ingin tersungkur. Bila mereka masih tampil seperti laga ini maka bukan tidak mungkin mereka akan takluk.

“[Tidak terkalahkan] mungkin tidak mungkin, tetapi sejujurnya kami tidak berpikir mengenai itu. Kami berpikir mengenai cara kami meraih kemenangan dalam pertandingan demi pertandingan,” lanjut pelatih asal Jerman tersebut.

Susunan pemain Aston Villa versus Liverpool:

Aston Villa (4-3-3): 1-Tom Heaton; 24-Frederic Guilbert (27-Ahmed El Mohamady 69′), 22-Bjorn Engels, 40-Tyrone Mings, 18-Matt Target; 11-Marvelous Nakamba, 6-Douglas Luiz (14-Conor Hourihane 73′), 7-John McGinn; 21-Anwar El Ghazi, 17-Trezeguet, 9-Wesley (26-Jonathan Kodjia 86′)

Pelatih: Dean Smith

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson Becker; 66-Alexander-Arnold, 6-Dejan Lovren, 4-Virgil van Dijk, 26-Andy Robertson; 20-Adam Lallana (8-Naby Keita 84′), 5-Georginio Wijnaldum (27-Divock Origi 65′), 14-Jordan Henderson; 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah (15-Alex Oxlade-Chamberlain 65′)

Pelatih: Juergen Klopp

Hasil Undian Perempat Final Carabao Cup: Tidak Ada Big Match

Kontestan babak perempat final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris sudah mengetahui lawan masing-masing. Hal ini diketahui usai pengundian yang digelar pada Kamis, 31 Oktober 2019. Tim-tim papan atas dari Liga Primer Inggris menghadpai lawan berbeda. Dengan kata lain, tidak ada “big match” di babak delapan besar.

Manchester City akan menghadapi Oxford United. Di laga ini Manchester Biru akan bertindak sebagai tim tamu. Rival sekota City, Manchester United akan menjadi tuan rumah saat menjamu Colchester United di Stadion Old Trafford.

Tim papan atas Liga Inggris, Liverpool pun akan melakoni laga tandang saat menghadapi Aston Villa. Dua tim Liga Primer Inggris akan saling berhadapan yakni Everton kontra Leicester City. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Para peserta akan memperebutkan tiket semi final pada 16 Desember 2019. Namun demikian jadwal ini ternyata tidak mengenakkan bagi Liverpool. Pasalnya sebagai juara Liga Champions Eropa, The Reds akan melakoni pertandingan Piala Dunia Antarklub di Qatar.

Situasi ini membuat kubu Liverpool berada dalam situasi dilematis. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp bahkan sudah menebar ancaman bila jadwal tersebut tak berubah. Pelatih asal Jerman itu mengatakan timnya akan memilih mundur dari Piala Liga Inggris bila jadwal masih seperti itu.

“Jika mereka tidak menemukan tanggal yang tepat untuk kami, kami tidak bisa bermain pada babak berikutnya,” beber Klopp.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu bahkan rela timnya mundur dari pertandingan tersebut dan memberikan tiket gratis kepada lawannya. Atau ia menawarkan alternatif lain yakni merelakan Arsenal, lawan yang dikalahkan di babak sebelumnya, untuk bertanding di babak delapan besar.

“Dengan demikian, siapa pun yang menjadi lawan kami akan lolos, atau bisa saja Arsenal menggantikan kami untuk perempat final,” lanjutnya.

Sebelum terbang ke Timur Tengah, Liverpool masih akan bertanding di pentas Liga Primer Inggris. Si Merah akan menghadapi Watford pada 14 Desember.

“Piala Liga, seperti apa yang kami lakukan lakoni ini, jika mereka [pihak penyelenggara] tidak menemukan penyesuaian tempat untuk kami, bukan pukul 0.33 dini hari saat Hari Natal, maka kami tidak akan bermain,” ungkap Klopp.

“Kami bermain malam ini, kami ingin memenangkannya, kami melakukan itu, dan jika mereka tidak menemukan tanggal yang tepat, maka kami tidak bisa bermain di putaran berikutnya dan siapa pun yang akan jadi lawan kami akan lolos ke babak berikutnya,” tegasnya.

Berikut hasil drawing perempat final Piala Liga Inggris 2019-2020:

Oxford United vs Manchester City

Manchester United vs Colchester United

Aston Villa vs Liverpool

Everton vs Leicester City