Gagal di Copa del Rey, Setien: Rasanya Menyakitkan

Pelatih Barcelona, Queque Setien menyebut kegagalan timnya di Copa del Rey musim ini sungguh menyakitkan. Hal ini diungkapkan tak lama setelah timnya tersingkir di babak perempat final setelah takluk dari Athletic Bilbao dengan skor tipis 0-1.

Menurut Setien, Barcelona kalah oleh gol di penghujung laga. Sepanjang pertandingan, ia menilai timnya berhasil menampilkan permainan yang baik. Bahkan Barcelona lebih menguasai pertandingan terutama di babak kedua.

“Kami meninggalkan kompetisi ini, rasanya menyakitkan, tapi citra tim sejauh ini sangat bagus. Segalanya berjalan baik pada hari ini kecuali hasilnya, dan kami tidak dapat berlanjut di turnamen ini. Saya cukup puas,” tandas Setien.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan laga berjalan sesuai harapan. Meski mendominasi pertandingan terutama di babak kedua, Barcelona tak mampu mencetak gol.

Sebagaimana diketahui kekalahan tersebut terjadi di markas Bilbao di Stadion San Memes pada Kamis, 6 Februari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB lalu

Barcelona kalah dengan skor tipis, 0-1. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Inaki Williams di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+3. Kegagalan ini membuat Barcelona harus tersisih dari kompetisi tersebut. Sementara itu Bilbao berhak meraih satu tiket ke babak semi final.

Barcelona sebenarnya berpeluang besar meraih gelar tersebut andaisaja mampu melewati hadangan Bilbao. Pasalnya salah satu rival terberat mereka yakni Real Madrid lebih dulu tersisih dari ajang tersebut setelah dikalahkan Real Sociedad dengan skor 3-4.

Barcelona berusaha memberikan tekanan sejak menit awal. Namun demikian rapatnya pertahanan tuan rumah membuat Lionel Messi dan kawan-kawan kesulitan untuk mencetak gol. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Di babak kedua Barcelona berusaha meningkatkan intensitas serangan. Barcelona memperoleh beberapa peluang namun tak satu pun berbuah gol. Sementara itu tuan rumah akhirnya mampu memanfaatkan kesempatan di ujung laga untuk mencetak gol.

Berawal dari umpan lambung, Williams sukses melanjutkannya dengan sundulan mematikan tanpa bisa digagalkan kiper Barcelona, Marc Andre Ter Stegen. Gol ini sekaligus membuat Barcelona harus angkat kaki dari Copa del Rey.

Setelah gagal di Copa del Rey, Barcelona kini fokus tampil di La Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa. Di pentas La Liga, Barcelona tidak boleh kehilangan fokus. Saat ini Lionel Messi dan kawan-kawan berada di urutan kedua, terpaut tiga angka dari Real Madrid di puncak klasemen.

 

Zidane Sebut Tak Salah Pilih Pemain Meski Kalah dari Sociedad

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengaku tak salah memilih pemain saat timnya menghadapi Real Sociedad di babak perempat final Copa del Rey. Laga ini digelar di kandang sendiri di Stadion Santiago Bernabeu.

Apesnya, di laga itu Madrid menuai kekalahan dengan skor 3-4. Bahkan Madrid sempat tertinggal tiga gol dalam kedudukan 1-4, sebelum akhirnya mampu mencetak dua gol tambahan.

Menurut Zidane tidak ada yang salah dengan strategi dan formasi yang diturunkan. Ia meyakini telah memilih pemain yang tepat untuk mengisi skuad tersebut.

“Saya pikir tidak salah memilih pemain. Saya memilih pemain yang saya pikir bisa bermain dengan bagus,” beber Zidane.

Lebih lanjut ia mengatakan kekalahan ini juga disebabkan karena performa tim tamu yang bagus. Kekalahan ini tidak mengurangi soliditas dan kekompakan Madrid sebagai sebuah tim.

“Ada lawan yang main sangat bagus dan menghancurkan kami. Kami semua bersatu di di klub ini. Baik saat menang maupun kalah,” sambungnya.

Menurut pelatih asal Prancis itu timnya sudah berjuang maksimal. Namun performa mereka di babak pertama tak sebagus babak kedua. Madrid bahkan sempat tertinggal 1-4 namun mampu memperkecil kedudukan hingga skor akhir hanya berjarak satu gol.

“Perasaan kami buruk karena kami kalah. Babak kedua lebih baik dibandingkan pertama. Kami berusaha keras hingga akhir, bahkan saat tertinggal 1-4,” beber Zidane.

Kekalahan ini membuat Zidane harus berjuang lagi musim depan untuk meraih trofi Copa del Rey bersama klub tersebut. Sebelumnya Zidane sudah berhasil menghadirkan sejumlah prestasi bagi klub ibu kota Spanyol itu. Namun demikian Zidane menanggapi santai soal ini. Menurutnya hal tersebut merupakan hal yang lumrah dalam sepak bola. Kini saatnya mereka akan fokus di pentas La Liga Spanyol.

“Ini hanya sepak bola. Kami kalah, itu saja. Sekarang kami harus fokus di La Liga,” sambungnya.

Kekalahan ini membuat asa Los Blancos untuk melangkah lebih jauh dan meraih gelar juara pupus. Sementara itu bagi Sociedad, kemenangan ini meloloskan mereka ke babak semi final.

Tiga gol Madrid dicetak oleh Marcelo di menit ke-59, Rodrygo di menit ke-81, dan Nacho Fernandez di menit ke-90+3. Sementara itu empat gol tim tamu dicetak oleh Alexander Isak di menit ke-64 dan 66, Martin Odegaard di menit ke-22, dam Mikel Merino di menit ke-69.

Meski gagal di Copa del Rey, Madrid masih mempunyai peluang di La Liga Spanyol. Saat ini mereka berada di urutan teratas, unggul tiga angka dari juara bertahan, Barcelona.

 

Man City Jamu West Ham di Pekan ke-26 Liga Inggris

Manchester City akan melakoni laga kandang di pekan ke-26 Liga Primer Inggris. Pertandingan yang digelar di Stadion Etihad ini, The Citizen akan kedatangan tamunya West Ham United. Laga yang akan digelar pada Minggu, 9 Februari 2020 malam WIB ini menjadi kesempatan bagi City untuk kembali ke jalur kemenangan setelah menderita kekalahan di laga sebelumnya.

Selain itu pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan pelatih Pep Guardiola untuk memangkas jarak dengan Liverpool di puncak klasemen sementara. Saat ini City terpaut 22 poin dari The Reds di urutan teratas.

Guardiola menegaskan para pemainnya terus optimis akan mampu menampilkan permainan terbaik dan meraih kemenangan.

“Para pemain saya tetap berupaya mencetak gol [dalam dua pertandingan terakhir]. Mereka tidak menyerah sampai peluit akhir. Kami membuat banyak peluang. Saya tahu kami bisa mengalami kekalahan di dalam pertandingan, tetapi saya senang karena para pemain tidak kehilangan karakter permainan,” beber Guardiola.

Sementara itu kubu West Ham akan berjuang maksimal untuk meraih hasil positif di markas sang juara bertahan. Sebagaiman aditegaskan sang pelatih, David Moyes, mereka akan menurunkan skuad terbaik termasuk sejumlah pemain utama yang baru pulih dari cedera.

“Kami mendapatkan banyak pemain yang mulai kembali sehat. Ini merupakan kabar baik. Felipe Anderson, telah menjalani beberapa hari latihan. Andriy Yarmolenko, juga sudah melakukan latihan ringan. Saya pikir semua pemain telah siap untuk berjuang bersama tim,” tegas Moyes.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

10-08-2019 West Ham 0-5 City (EPL)

28-02-2019 City 1-0 West Ham (EPL)

24-11-2018 West Ham 0-4 City (EPL)

29-04-2018 West Ham 1-4 City (EPL)

03-12-2017 City 2-1 West Ham (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester City:

18-01-2020 City 2-2 Palace (EPL)

22-01-2020 Sheffield 0-1 City (EPL)

26-01-2020 City 4-0 Fulham (Piala FA)

30-01-2020 City 0-1 MU (Carabao Cup)

02-02-2020 Tottenham 2-0 City (EPL).

5 Pertandingan Terakhir West Ham:

18-01-2020 West Ham 1-1 Everton (EPL)

23-01-2020 Leicester 4-1 West Ham (EPL)

25-01-2020 West Ham 0-1 West Brom (Piala FA)

30-01-2020 West Ham 0-2 Liverpool (EPL)

01-02-2020 West Ham 3-3 Brighton (EPL).

Perkiraan starting line up Manchester City versus West Ham United:

Manchester City (4-3-3): Ederson Moraes; Kyle Walker, Fernandinho, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy; David Silva, Rodrigo, Kevin De Bruyne; Bernardo Silva, Sergio Aguero, Gabriel Jesus.

Pelatih: Pep Guardiola

West Ham United (4-5-1): Lukasz Fabianski; Ryan Fredericks, Issa Diop, Angelo Ogbonna, Aaron Cresswell; Robert Snodgrass, Tomas Saucek, Declan Rice, Mark Noble, Michail Antonio; Sebastien Haller.

Pelatih: David Moyes

Jadwal Pertandingan Minggu, 9 Februari: Man City Vs West Ham di Liga Inggris

Manchester City akan menghadapi West Ham United dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Inggris pada Minggu, 9 Februari 2020. Di laga ini City akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu tamunya itu di Stadion Etihad.

Laga ini menjadi kesempatan penting bagi City untuk memperpendek jarak dengan Liverpool di urutan teratas klasemen sementara. Meski begitu di antara kedua tim masih terpaut jarak yang sangat jauh, 22 poin.

Menurut pelatih City, Pep Guardiola jarak ini memang tak bisa disangkal. Ia sedikit heran bahwa di antara kedua tim bisa terpaut jarak seperti itu.

“Kami tak bisa menyangkal bahwa jaraknya besar. Kami tak memperkirakan bakal tertinggal 22 poin, tapi ya ini realitanya. Kami harus menerima ini dan belajar,” beber Guardiola.

City sudah enam kali menderita kekalahan sepanjang musim ini termasuk atas Tottenham Hotspur di pekan sebelumnya. Sementara itu Liverpool belum juga menelan kekalahan sejak awal musim. Menurut Guardiola ia kesulitan untuk mendapatkan di mana titik lemah timnya yang dinilai selalu tampil baik di setiap laga.

“Saya juga ingin menemukan penjelasan. Melawan Spurs, kami punya energi dan tenaga. Saya tahu para pemain ingin mencetak gol,” sambungnya.

Mantan pelatih Barcelona itu tak bisa menampik bahwa timnya kerap kecolongan. Lawan dengan peluang yang minim bisa saja mencuri kemenangan dari mereka.

“Tapi kami tak bisa menang ketika kami melewatkan peluang dan lawan menyerang sekali lalu mencetak gol. Itu adalah sebuah masalah, dalam hal situasi sedang tidak berjalan baik. Saya tak tahu kenapa kami melewatkan peluang-peluang,” pungkasnya.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Minggu, 9 Februari 2020:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

00:30 WIB – Brighton & Hove Albion vs Watford – Mola TV (Live)
21:00 WIB – Sheffield United vs Bournemouth – Mola TV (Live)
23:30 WIB – Manchester City vs West Ham United – Mola TV (Live)

LA LIGA

00:30 WIB – Real Valladolid vs Villarreal – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Atletico Madrid vs Granada – beIN Sports 1 (Live)
18:00 WIB – Espanyol vs Real Mallorca – beIN Sports 1 (Live)
20:00 WIB – Real Sociedad vs Athletic Bilbao – beIN Sports 1 (Live)
22:00 WIB – Osasuna vs Real Madrid – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Torino vs Sampdoria – beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Hellas Verona vs Juventus – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
18:30 WIB – SPAL vs Sassuolo – beIN Sports 2 (Live)
21:00 WIB – Napoli vs Lecce – beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:30 WIB – Bayer Leverkusen vs Borussia Dortmund – Super Soccer TV, Fox Sports (Live)
21:30 WIB – Borussia Monchengladbach vs FC Koln – Super Soccer TV, Fox Sports (Live)

A-LEAGUE

12:00 WIB – Newcastle Jets vs Central Coast Mariners – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Chennaiyin vs Bengaluru – Fox Sports 3 (Live)

Simeone Sebut Laga Kontra Granada Bakal Sulit

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone angkat bicara jelang pertandingan pekan ke-23 La Liga Spanyol menghadapi Granada. Sekalipun akan bermain di kandang sendiri di Stadion Wanda Metropolitano, pelatih asal Argentina itu menyebut laga tersebut akan berjalan sulit.

Menurutnya Granada adalah tim yang kuat. Untuk itu timnya tidak bisa tidak harus bekerja keras bila ingin memenangi pertandingan.

“Kami harus terus bekerja keras dan mulai berpikir tentang pertandingan yang akan datang. Orang-orang mengkritik ketika tim tidak menang. Saya bertugas untuk dapat mengatasinya,” ungkap pelatih asal Argentina itu.

Sebagai tuan rumah Atletico tentu berambisi untuk meraih poin sempurna. Tambahan tiga poin akan membuat skuad Diego Simeone berpeluang untuk memperpendek jarak dengan tim-tim di atasnya.

Saat ini Atletico Madrid sedang berada dalam tren buruk. Buntut hasil minor dalam lima laga terakhir membuat Los Colchoneros harus terlempar dari lima besar La Liga. Kemenangan atas Barcelona di semi final Piala Super Spanyol menjadi kemenangan terakhir mereka.

Simeone tentu tidak ingin ambil resiko. Ia tentu akan menurunkan semua amunisi terbaik mulai dari kiper Jan Oblak, lalu bek Renan Lodi, Stefan Savic, Mario Hermoso, Sime Vrsaljko, hingga Saul Niguez, Thomas Partey, Marcos Llorente, Koke di lini tengah serta Vitolo dan Angel Correa di lini serang.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

24.11.2019 Granada 1-1 Atletico Madrid (La Liga)
12.03.2017 Granada 0-1 Atletico Madrid (La Liga)
15.10.2016 Atletico Madrid 7-1 Granada (La Liga)
17.04.2016 Atletico Madrid 3-0 Granada (La Liga)
06.12.2015 Granada 0-2 Atletico Madrid (La Liga)

5 Pertandingan Terakhir Atletico Madrid:

01.02.2020 Real Madrid 1-0 Atletico Madrid (La Liga)
26.01.2020 Atletico Madrid 0-0 Leganes (La Liga)
24.01.2020 Cultural Leonesa 2-1 Atletico Madrid (Copa del Rey)
19.01.2020 Eibar 2-0 Atletico Madrid (La Liga)
13.01.2020 Real Madrid 0-0 Atletico Madrid (Super Cup)

5 Pertandingan Terakhir Granada:

05.02.2020 Granada 2-1 Valencia (Copa del Rey)
01.02.2020 Granada 2-1 Espanyol (La Liga)
30.11.2020 Badajoz 2-3 Granada (Copa del Rey)
26.01.2020 Sevilla 2-0 Granada (La Liga)
23.01.2020 Badalona 1-3 Granada (Copa del Rey)

Perkiraan starting line up Atletico Madrid versus Granada:

Atletico Madrid (4-4-2): Jan Oblak; Renan Lodi, Stefan Savic, Mario Hermoso, Sime Vrsaljko; Saul Niguez, Thomas Partey, Marcos Llorente, Koke; Vitolo, Angel Correa.

Pelatih: Diego Simeone

Granada (4-4-2): Rui Silva; Carlos Neva, German Sanchez, Domingos Duarte, Victor Diaz; Dimitri Foulquier, Maxime Gonalons, Yangel Herrera, Darwin Machis; Roberto Soldado, Carlos Fernandez.

Pelatih: Diego Martinez

 

 

 

Pertarungan Genoa Vs Cagliari Jadi Momentum Keluar dari Zona Merah

Genoa dan Cagliari akan saling berhadapan di pekan ke-23 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stadion Comunale Luigi Ferraris pada Minggu, 9 Februari 2020 malam WIB. Bagi kedua tim laga ini amat penting.

Bagi Genoa pertandingan ini menjadi kesempatan untuk keluar dari zona degradasi. Tentu Genoa harus memenangi laga ini bila ingin meninggalkan zona merah. Genoa baru mengemas 16 poin dari 22 pertandingan dan berada di urutan ke-18.

Pertandingan di kandang sendiri menjadi modal bagi Genoa untuk meraih poin sempurna. Namun demikian Cagliari bukan tim yang mudah dikalahkan. Tim ini berpotensi memberikan perlawanan dan bisa menyulitkan tuan rumah. Tak heran laga ini diprediksi berjalan menarik.

Lima pertemuan terakhir kedua tim: :
15/10/17 Cagliari 2 – 3 Genoa
15/01/17 Cagliari 4 – 1 Genoa
22/08/16 Genoa 3 – 1 Cagliari
11/04/15 Genoa 2 – 0 Cagliari
09/11/14 Cagliari 1 – 1 Genoa

Lima Pertandingan Terakhir Genoa :
11/02/18 Chievo 0 – 1 Genoa
18/02/18 Genoa 2 – 0 Internazionale
25/02/18 Bologna 2 – 0 Genoa
12/03/18 Genoa 0 – 1 Milan
19/03/18 Napoli 1 – 0 Genoa

Lima Pertandingan Terakhir Cagliari :
11/02/18 Sassuolo 0 – 0 Cagliari
18/02/18 Chievo 2 – 1 Cagliari
27/02/18 Cagliari 0 – 5 Napoli
11/03/18 Cagliari 2 – 2 Lazio
18/03/18 Benevento 1 – 2 Cagliari

Perkiraan starting line-up Genoa versus Cagliari:

Genoa (3-5-1-1): Mattia Perin; Davide Biraschi, Edoardo Goldaniga, Christian Romero; Paolo Ghiglione, Stefano Sturaro, Ivan Radovanovic, Filip Jagiello, Peter Ankersen; Goran Pandev; Andrea Favilli.

Pelatih: Davide Nicola.

Cagliari (4-3-2-1): Robin Olsen; Paulo Farago, Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Luca Cigarini, Marko Rog; Radja Nainggolan, Joao Pedro; Giovanni Simeone.

Pelatih: Rolando Maran.

 

Juventus Hadapi Hellas Verona di Pekan ke-23 Serie A

Juventus akan menghadapi Hellas Verona di pekan ke-23 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Verona yang merupakan markas Hellas Verona pada Minggu, 9 Februari 2020 dini hari WIB.

Di atas kertas Juventus tentu lebih diunggulkan. Selain memiliki skuad yang komplit, Juventus juga berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara. Namun demikian sebagai tuan rumah Verona berambisi untuk meraih poin di kandang sendiri sebagaimana ditegaskan sang pelatih, Ivan Juric.

“Saya pikir kami dapat menang. Khususnya di akhir laga, kami memiliki beberapa peluang matang. Di samping dari hasil tersebut, kami melawan tim yang sangat kuat, tetapi performa tim membuat saya bangga,” beber Juric.

Lebih lanjut Juric mengatakan beberapa laga sebelumnya memberikan mereka banyak pengalaman dan pelajaran. Mereka akan berusaha untuk mempertahankan performa terbaik untuk menghadapi Si Nyonya Tua.

“Kami menggunakan sistem false 9 dalam beberapa laga terakhir dan itu bekerja dengan baik, kami mampu membuat beberapa peluang. Jadi untuk sekarang kami akan mempertahankannya dan mencoba membuat karakter yang pas untuk para pemain saya. Dalam pandangan saya, jika memainakan striker murni kontra Lazio, mungkin saja kami kebobolan 4 gol,” tegas Juric.

Namun Verona akan menghadapi Juventus yang memiliki sederet pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo. Ronaldo bakal menjadi momok bagi tuan rumah.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

21-09-2019 Juventus 2-1 Verona (Serie A)

19-05-2018 Juventus 2-1 Verona (Serie A)

31-12-2017 Verona 1-3 Juventus (Serie A)

09-05-2016 Verona 2-1 Juventus (Serie A)

06-01-2016 Juventus 3-0 Verona (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Hellas Verona:

13-01-2020 Verona 2-1 Genoa (Serie A)

19-01-2020 Bologna 1-1 Verona (Serie A)

26-01-2020 Verona 3-0 Lecce (Serie A)

02-02-2020 Milan 1-1 Verona (Serie A)

06-02-2020 Lazio 0-0 Verona (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Juventus:

16-01-2020 Juventus 4-0 Udinese (Coppa Italia)

20-01-2020 Juventus 2-1 Parma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia)

27-01-2020 Napoli 2-1 Juventus (Serie A)

02-02-2020 Juventus 3-0 Fiorentina (Serie A).

Perkiraan starting line up Hellas Verona versus Juventus:

Hellas Verona (3-4-2-1): Marco Silvestri; Amir Rrahmani, Marash Kumbulla, Pawel Dawidowicz; Marco Faraoni, Sofyan Amrabat, Miguel Veloso, Darko Lazovic; Mattia Zaccagni, Matteo Pessina; Valerio Verre.

Pelatih: Ivan Juric.

Juventus (4-3-1-2): Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Matthijs De Ligt, Leonardo Bonucci, Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, Miralem Pjanic, Adrien Rabiot; Aaron Ramsey; Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri

Serigala Roma Jamu Bologna di Pekan ke-23 Serie A

AS Roma akan bertindak sebagai tuan rumah di pekan ke-23 saat menjamu Bologna di Stadion Olimpico, Roma pada Sabtu, 8 Februari 2020 dini hari WIB. Bagi Serigala Roma ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk meraih poin sempurna.

Tujuannya, agar Roma bisa terus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Selain itu kemenangan di laga ini bakal memutus rantai buruk dalam beberapa laga terakhir di mana Roma selalu gagal meraih kemenangan.

Sebagaimana ditegaskan sang pelatih, Paulo Fonseca, mereka harus mempersiapkan diri sebaik mungkin di laga ini. Selain menjaga fokus, ia pun akan memperbaiki mental anah asuhnya agar siap menghadapi Bologna.

“Melawan Sassuolo, kami membuat kesalahan taktikal, saya membuat kekeliruan dan pemain demikian pula. Kami sedang bekera setiap hari memperbaiki mental, untuk menjelaskan para pemain bahwa kami harus ambisius,” beber Fonseca.

Lebih lanjut pelatih asal Portugal itu menegaskan mereka akan menerapkan strategi terbaik. Salah satunya adalah menjaga soliditas dan agresivitas agar mampu mengambil inisiatif menyerang dan menerapkan pertahanan yang rapat. Ia memprediksi laga tidak akan berjalan mudah.

“Saya, klub, dan para pemain masih bersatu. Bologna melakukan penjagaan dengan agresif, jadi laga tidak akan mudah. Kami harus bisa bermain baik melawan mereka,” tegasnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

22-09-2019 Bologna 1-2 Roma (Serie A)

19-02-2019 Roma 2-1 Bologna (Serie A)

23-09-2018 Bologna 2-0 Roma (Serie A)

31-03-2018 Bologna 1-1 Roma (Serie A)

29-10-2017 Roma 1-0 Bologna (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

17-01-2020 Parma 0-2 Roma (Coppa Italia)

20-01-2020 Genoa 1-3 Roma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia)

27-01-2020 Roma 1-1 Lazio (Serie A)

02-02-2020 Sassuolo 4-2 Roma (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Bologna:

06-01-2020 Bologna 1-1 Fiorentina (Serie A)

12-01-2020 Torino 1-0 Bologna (Serie A)

19-01-2020 Bologna 1-1 Verona (Serie A)

25-01-2020 SPAL 1-3 Bologna (Serie A)

01-02-2020 Bologna 2-1 Brescia (Serie A).

Perkiraan starting line up AS Roma versus Bologna:

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Davide Santon, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Leonardo Spinazzola; Bryan Cristante, Jordan Veretout; Cengiz Under, Diego Perotti, Justin Kluivert; Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.

Bologna (4-2-3-1): Lukasz Skorupski; Takehiro Tomiyasu, Danilo, Mattia Bani, Stefano Denswill; Nicolas Dominguez, Jerdy Schouten; Riccardo Orsolini, Roberto Soriano, Musa Barrow; Rodrigo Palacio.

Pelatih: Sinisa Mihajlovic.

Meski Kalah dari Man United, Man City Berhak ke Final Piala Liga Inggris

Manchester City sukses menyikirkan rival sekota Manchester United di babak semi final Piala Liga Inggris. Di pertandingan leg kedua babak semi final, The Citizen menyerah dari tim sekota tersebut. Meski begitu Manchester Biru unggul agregat sehingga berhak melaju ke partai pamungkas.

Pada pertandingan semi final kedua pada Kamis, 30 Januari 2020 dini hari WIB di Stadion Etihad, City menyerah satu gol tanpa balas. Namun di leg pertama di kandang United, City menang dengan skor 3-1. Dengan demikian secara agregat City unggul dengan skor 3-2.

Selanjutnya City akan menghadapi Aston Villa di laga pamungkas. Di babak semi final Villa sukses mencatatkan kemenangan dramatis atas Leicester City.

Gol tunggal kemenangan United di pertandingan semi final kedua dicetak oleh Nemanja Matic di menit ke-35. Meski begitu City lebih menguasai pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 64 persen.

Meski unggul penguasaan bola tidak mudah bagi City untuk mencetak gol. Para pendukung tuan rumah justru dibuat terdiam di menit ke-35 setelah Nemanja Matic sukses menggetarkan gawang City.

Gol ini membuat para pemain City semakin giat menekan. Namun bertambahnya intensitas serangan tak menjami City mampu memecah kebuntuan. Hingga laga usai City tetap tak mampu mencetak gol.

Situasi ini membuat gelandang Man City, Kevin de Bruyne heran. Menurut gelandang internasional Belgia itu timnya mampu menguasai pertandingan. Sementara itu tim tamu memiliki peluang yang minim.

“Saya tidak benar-benar bisa memahami bagaimana kami bisa kalah. Bagi saya, Manchester United tidak punya peluang hari ini. Pada akhirnya, baguslah kami lolos,” beber De Bruyne.

Lebih lanjut De Bruyne mengatakan timnya tampil ceroboh di laga itu. Hal ini berujung gol semata wayang tim tamu.

“Saya kira kami ceroboh. Saat gol tercipta, kami tidak menghalau bola dengan baik dan tahu-tahu mereka bikin gol. Anda bisa beri tahu saya kalau mereka punya peluang lagi karena saya tidak ingat,” sambungnya.

Susunan Pemain Manchester City versus Manchester United:

Manchester City: 1-Claudio Bravo; 27-Joao Cancelo, -30 Nicolas Otamendi, 2-Kyle Walker; 8-Ilkay Guendogan, 16-Rodri Hernandez; 7-Raheem Sterling, 20-Bernardo Silva, (C) 17-Kevin De Bruyne, 26-Riyad Mahrez (21-David Silva 68′); 10-Sergio Aguero

Pelatih: Pep Guardiola

Manchester United: 1-David De Gea; 2-Victor Lindelof, (C) 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw (8-Juan Mata 79′); 29-Aaron Wan-Bissaka, 17-Fred, 31- Nemanja Matic, 53-Brandon Williams, 14-Jesse Lingard (15-Andreas Pereira 65′), 26-Mason Greenwood (21-Daniel James 46′), 9-Anthony Martial

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Inter Milan Kontra Fiorentina Tutup Perempat Final Coppa Italia

Inter Milan akan menghadapi Fiorentina di babak perempat final Coppa Italia. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Kamis, 30 januari 2020 dini hari WIB.

Sebagai tuan rumah, Internazionale Milan tentu berambisi memenangi laga ini. Tampil di kandang menjadi modal bagus untuk meraih kemenangan agar bisa lolos ke babak semi final.

Namun demikian Fiorentina bukan tim lemah yang mudah dikalahkan. Apalagi di pertandingan sebelumnya Inter hanya mampu meraih hasil imbang saat menghadapi Cagliari. Laga itu berlangsung di kandang sendiri dan Inter ditahan imbang dengan skor 1-1.

Pertandingan itu sempat diwarnai dengan protes keras kubu Inter Milan kepada wasit usai pertandingan. Namun demikian tidak sedikit yang legawa dengan hasil tersebut. Sebagaimana dikatakan kiper Inter Samir Handanovic mengatakan bahwa kekalahan itu bukan karena wasit. Ia mengakui timnya tampil tak maksimal.

“Selalu ada kekesalan ketika kami tidak menang, karena kami selalu ingin menang. Tapi kami tak memaksimalkan peluang-peluang kami,” beber Handanovic.

Lebih lanjut sang kiper mengatakan protes yang dilayangkan lebih karena keputusan wasit tidak memberikan hadiah tendangan bebas kepada timnya, tetapi malah memberikannya kepada lawan.

“Kami jelas tidak membuang poin karena wasit hari ini. Kami cuma komplain karena dia tak memberikan tendangan bebas ke para penyerang kami dan dia memberikan itu ke para penyerang Cagliari,” sambungnya.

“Kami tak menyalahkan wasit untuk hasil imbang ini. Kami harus belajar untuk mengunci laga lebih dini, karena dengan begitu kami tak akan perlu membicarakan insiden-insiden ini,” lanjutnya.

Ia mengatakan ada yang kurang dari timnya. Apalagi timnya kerap kebobolan di babak kedua.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

16-12-2019 Fiorentina 1-1 Inter Milan (Serie A)

25-02-2019 Fiorentina 3-3 Inter Milan (Serie A)

26-09-2018 Inter Milan 2-1 Fiorentina (Serie A)

06-01-2018 Fiorentina 1-1 Inter Milan (Serie A)

21-08-2017 Inter Milan 3-0 Fiorentina (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

07-01-2020 Napoli 1-3 Inter Milan (Serie A)

12-01-2020 Inter Milan 1-1 Atalanta (Serie A)

15-01-2020 Inter Milan 4-1 Cagliari (Coppa Italia)

19-01-2020 Lecce 1-1 Inter Milan (Serie A)

26-01-2020 Inter Milan 1-1 Cagliari (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir Fiorentina:

06-01-2020 Bologna 1-1 Fiorentina (Serie A)

12-01-2020 Fiorentina 1-0 SPAL (Serie A)

15-01-2020 Fiorentina 2-1 Atalanta (Coppa Italia)

19-01-2020 Napoli 0-2 Fiorentina (Serie A)

26-01-2020 Fiorentina 0-0 Genoa (Serie A)

Perkiraan Starting Line Up Inter Milan versus Fiorentina:

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Alessandro Bastoni, Stefan De Vrij, Andrea Ranocchia; Antonio Candreva, Nicolo Barella, Borja Valero, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Alexis Sanchez.

Pelatih: Antonio Conte.

Fiorentina (3-5-2): Bartlomiej Dragowski; Nikola Milenkovic, Federico Ceccherini, Martin Caceres; Pol Lirola, Marco Benassi, Erick Pulgar, Gaetano Castrvilli, Dalbert; Patrick Cutrone, Federico Chiesa.

Pelatih: Giuseppe Iachini.