Kritik Marcello Lippi untuk Pelatih Juventus

Maurizio Sarri mendapat kritik dari Marcello Lippi. Lippi merupakan pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub top Italia. Lippi melayangkan kritik terkait sikap pelatih Juventus itu belakangan ini.

Lippi mengatakan Sarri harus bisa mendengar pendapat dari para pemain Juventus, terutama para pemain bintang. Ia mengatakan bila Sarri tak melakukan hal itu maka susah untuk mendapatkan skuad terbaik.

“Saya pikir ketika Anda berada di tim besar, pendapat para pemain hebat penting. Seorang jenderal yang memaksakan dirinya secara ironis tidak pernah mendapatkan yang terbaik dari tentaranya,” beber Lippi.

Lebih lanjut ia mengatakan kecemerlangan pelatih tersebut seperti datang terlambat. Terkait pertandingan yang akan dilakoni menghadapi Bologna di pentas Serie A Italia, Lippi mengingatkan Sarri untuk tak sampai anggap enteng.

“Pagi ini, saya membaca beberapa pernyataan Sarri, mungkin kecemerlangannya lambat datang. Juventus pasti harus kembali mencetak gol dan menang. Itu tidak mudah, Bologna adalah tim yang sangat ambisius dan sangat menuntut. Ini akan sangat sulit,” sambungnya.

Sementara itu Sarri angkat bicara terkait kegagalan mereka di pentas Coppa Italia. Pertandingan kontra Bologna bisa menjadi titik balik untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain.

“Kehilangan trofi selalu menyakitkan, itulah situasinya dan kami tidak boleh menyalahkan diri sendiri,” beber Sarri.

Lebih lanjut ia mengatakan para pemain harus bisa bangkit setelah gagal meraih trofi Coppa Italia. Ia meminta para pemain untuk tidak tenggelam dalam kesedihan karena kegagalan itu.

“Saya meminta para pemain untuk tidak membiarkan diri mereka teralihkan oleh apa pun atau memikirkan apa yang mungkin terjadi, karena apa yang terjadi sudah terjadi,” lanjutnya.

Sementara itu Sarri mengatakan bahwa performa timnya saat ini dipengaruhi oleh kekosongan pertandingan selama beberapa bulan karena wabah Corona atau Covid-19.

“Pasti akan sulit setelah berhenti selama 70 hari, kehilangan ketajaman, kebugaran, dan akselerasi. Tidak ada dalam situasi ini yang normal.”

Lebih lanjut ia berharap bahwa perlahan-lahan timnya bisa mendapatkan kembali ketajaman seiring bergulirnya kembali kompetisi. Situasi ini menurutnya terjadi hampir di semua tim.

“Kekurangan gol bisa menjadi masalah ketajaman secara umum, karena kami menguasai bola untuk waktu yang lama dan mengendalikan permainan, tetapi tidak bisa menyelesaikan peluang kami. Melihat kualitas dalam skuad, saya tidak bisa membayangkan bakal berjuang di depan gawang untuk waktu yang lama,” pungkasnya.

Bek Juventus Beserta Sang Kekasih Positif Covid-19

Bek Juventus, Daniele Rugani, bereaksi usai dinyatakan positif terjangkit virus corona Covid-19. Dia mengaku dalam kondisi yang baik-baik saja meski memang butuh perawatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rugani yang menunjukkan gejala virus COVID-19 itu mengalami demam. Dia lantas diperiksa oleh tim dokter Juventus dan hasilnya positif terjangkit virus pandemi itu.

Saat ditanya siapa yang menularinya virus Corona, Daniele Rugani memberikan jawaban yang cukup mengejutkan.

Bek Juventus, Daniele Rugani, mengaku tak tahu darimana dirinya bisa tertular virus corona. Hal tersebut diungkapkan oleh kekasihnya, Michela Persico.

“Jadi kami tidak memprediksi ini. Kami tidak memiliki petunjuk bagaimana infeksi itu terjadi dan orang-orang yang berhubungan dengannya. Kami sering berbicara dan video call, saya merasa cukup tenang. Dia baik-baik saja dan tanpa gejala. Rekan-rekannya yang lain, tanpa gejala dan telah memilih untuk berada di Continassa, untuk menghindari kontak dengan keluarga.” kata Michela.

“Empat hari yang lalu Daniele Rugani demam ringan, dia berada pada suhu 37,5 celcius. Dia meminta untuk diperiksa dan pada hari berikutnya, tes itu positif, tetapi dia sudah tidak demam, juga tidak memiliki atau memiliki batuk atau sesuatu yang lain,” tambah Michela.

Sejak didiagnosa positif Covid-19, Rugani juga segera menjalani proses karantina. Pemain berusia 25 tahun itu diminta mengurung diri di kediamannya dan mengurangi kontak dengan orang-orang sekitar.

“Saya baik-baik saja, kondisiku cukup baik. Saya tidak mengalami gejala-gejala seperti yang Anda baca di berita,” kata Rugani.

Kekasih Daniele Rugani, Michela Persico, sedang hamil. Dia mengandung dan juga dinyatakan positif Covid-19. Rugani telah dinyatakan positif terpapar virus Corona pada 11 Maret 2020. Dia pun langsung menjalani karantina dan terpisah dengan Michela.

Michela mengumumkan bahwa dirinya positif terpapar virus Corona. Hasil itu didapat saat Michela merasa kondisi tubuhnya baik-baik saja. Michela juga meyakinkan semua orang terdekatnya terkait kondisi tubuh. Dia menegaskan dalam kondisi baik-baik saja.

“Hasil positif, tetapi tanpa gejala, saya ingin meyakinkan Anda tentang kesehatan saya, saya baik-baik saja! Dan terima kasih banyak atas perhatiannya,” ucap Michela.

Tekuk Bologna, Lazio Gusur Juventus di Puncak Serie A

Lazio sukses memetik kemenangan di pekan ke-26 Serie A Italia. Menghadapi Bologna di Stadion Olimpico pada Sabtu, 29 Februari 2020 malam WIB, Lazio menang dua gol tanpa balas.

Sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Luis Alberto di menit ke-18 dan Joaquin Correa di menit ke-21. Kemenangan ini sangat berarti bagi Lazio. Pasalnya, tambahan tiga angka membuat mereka sukses menggusur Juventus dari puncak Serie A.

Lazio kini mengemas total 62 poin dari 26 pertandingan. Lazio kini unggul dua angka dari sang juara bertahan yang baru akan bertanding menghadapi Inter Milan. Sayangnya laga tersebut terpaksa ditunda karena wabah Corona. Hal ini membuat Lazio memiliki waktu lebih lama untuk menikmati status sebagai pemuncak klasemen sementara.

Sejak menit awal Lazio terus melancarkan serangan. Tim besutan pelatih Simone Inzaghi ini sangat intens dalam menekan. Hasilnya mereka mampu memecah kebuntuan di awal pertandingan, tepatnya di menit ke-18. Tiga menit berselang, Lazio kembali mengoyak gawang tim tamu. Gol kedua ini sekaligus menjadi yang terakhir di pertandingan ini.

Gagal meraih poin di laga ini membuat Bologna gagal menambah koleksi poin. Perolehan poin mereka kini tertahan di angka 34 dan masih bertahan di urutan ke-10 di tabel klasemen sementara.

Kemangan ini disambut positif oleh kubu Lazio. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, pihaknya kini bisa menikmati status sebagai pemuncak klasemen.

“Saya tidakpernah membayangkan kami akan menjadi yang teratas setelah 26 pertandingan bahkan mengetahui bahwa saya melatih beberapa pemain yang sangat baik,” beber Inzaghi.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol terutama di babak pertama lantaran memiliki banyak peluang bagus.

“Kami seharusnya memiliki keunggulan lebih besar di babak pertama tetapi kami sedikit lengah di babak kedua, yang merupakan keunggulan Bologna. Kami unggul karena kemampuan kami sendiri,” pungkasnya.

Susunan pemain Lazio versus Bologna:

Lazio (3-5-2): 1-Thomas Strakosha (GK); 26-Stefan Radu, 3-Luiz Felipe, 4-Patric; 22-Jony, 10-Luis Alberto (16-Marco Parolo 61′), 6- Lucas Leiva, 21-Sergej Milinkovic-Savic, 29-Manuel Lazzari; (C) 17-Ciro Immobile (20-Felipe Caicedo), 11-Joaquin Correa (32-Danilo Cataldi 75′).

Pelatih: Simone Inzaghi

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski 9GK); 14-Takeshi Tomiyasu, 13-Mattia Bani, 23-Danilo (17-Andreas Skov Olsen 71′), 4-Stefano Denswil; (C) 16-Andrea Poli, 30-Jerdy Schouten (10-Nicola Sansone 58′); 7-Riccardo Orsolini (9-Federico Santander 59′), 21-Roberto Soriano, 99-Musa Barrow; 24-Rodrigo Palacio.

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

Juventus Hadapi Hellas Verona di Pekan ke-23 Serie A

Juventus akan menghadapi Hellas Verona di pekan ke-23 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Verona yang merupakan markas Hellas Verona pada Minggu, 9 Februari 2020 dini hari WIB.

Di atas kertas Juventus tentu lebih diunggulkan. Selain memiliki skuad yang komplit, Juventus juga berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara. Namun demikian sebagai tuan rumah Verona berambisi untuk meraih poin di kandang sendiri sebagaimana ditegaskan sang pelatih, Ivan Juric.

“Saya pikir kami dapat menang. Khususnya di akhir laga, kami memiliki beberapa peluang matang. Di samping dari hasil tersebut, kami melawan tim yang sangat kuat, tetapi performa tim membuat saya bangga,” beber Juric.

Lebih lanjut Juric mengatakan beberapa laga sebelumnya memberikan mereka banyak pengalaman dan pelajaran. Mereka akan berusaha untuk mempertahankan performa terbaik untuk menghadapi Si Nyonya Tua.

“Kami menggunakan sistem false 9 dalam beberapa laga terakhir dan itu bekerja dengan baik, kami mampu membuat beberapa peluang. Jadi untuk sekarang kami akan mempertahankannya dan mencoba membuat karakter yang pas untuk para pemain saya. Dalam pandangan saya, jika memainakan striker murni kontra Lazio, mungkin saja kami kebobolan 4 gol,” tegas Juric.

Namun Verona akan menghadapi Juventus yang memiliki sederet pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo. Ronaldo bakal menjadi momok bagi tuan rumah.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

21-09-2019 Juventus 2-1 Verona (Serie A)

19-05-2018 Juventus 2-1 Verona (Serie A)

31-12-2017 Verona 1-3 Juventus (Serie A)

09-05-2016 Verona 2-1 Juventus (Serie A)

06-01-2016 Juventus 3-0 Verona (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Hellas Verona:

13-01-2020 Verona 2-1 Genoa (Serie A)

19-01-2020 Bologna 1-1 Verona (Serie A)

26-01-2020 Verona 3-0 Lecce (Serie A)

02-02-2020 Milan 1-1 Verona (Serie A)

06-02-2020 Lazio 0-0 Verona (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Juventus:

16-01-2020 Juventus 4-0 Udinese (Coppa Italia)

20-01-2020 Juventus 2-1 Parma (Serie A)

23-01-2020 Juventus 3-1 Roma (Coppa Italia)

27-01-2020 Napoli 2-1 Juventus (Serie A)

02-02-2020 Juventus 3-0 Fiorentina (Serie A).

Perkiraan starting line up Hellas Verona versus Juventus:

Hellas Verona (3-4-2-1): Marco Silvestri; Amir Rrahmani, Marash Kumbulla, Pawel Dawidowicz; Marco Faraoni, Sofyan Amrabat, Miguel Veloso, Darko Lazovic; Mattia Zaccagni, Matteo Pessina; Valerio Verre.

Pelatih: Ivan Juric.

Juventus (4-3-1-2): Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado, Matthijs De Ligt, Leonardo Bonucci, Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, Miralem Pjanic, Adrien Rabiot; Aaron Ramsey; Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri

Jadwal Pertandingan Awal Pekan Ini: Napoli Vs Juventus

Sejumlah laga menarik akan digelar pada awal pekan ini. Sepanjang Senin, 27 Januari 2020 hingga Selasa, 28 Januari 2020 akan berlangsung sejumlah pertandingan menarik.

Dari pentas Serie A Italia akan berlangsung duel sengit antara dua tim sekota yakni AS Roma dan Lazio. Sementara itu di kandang Napoli di Stadion San Paolo, tuan rumah akan menjamu pemuncak klasemen sementara, Juventus.

Dari pentas Piala FA, Loverpool akan menghadapi Shrewsbury Town. Laga ini akan digelar di kandang Shrewsbury Town. Di pertandingan lainnya Bournemouth akan menantang Arsenal pada Selasa, 28 Januari 2020. Di laga ini Arsenal akan bertindak sebagai tim tamu.

Dari pentas La Liga Spanyol, akan belangsung pertandingan penting antara Real Valladolid kontra Real Madrid. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Laga ini penting bagi Madrid. Bila mampu memenangi laga itu, maka Madrid akan menggeser Barcelona dari puncak klasemen sementara La Liga Spanyol. Beberapa jam sebelumnya, Barcelona gagal memetik kemenangan saat menghadapi Valencia.

Saat ini perolehan poin Barcelona tertahan di angka 43 dari 21 pertandingan. Barcelona unggul selisih gol dari Madrid. Bila mampu memenangi laga ke-21 maka Madrid akan merangsek ke urutan teratas.

Berikut jadwal lengkap pertandingan pada awal pekan ini:

SENIN, 27 JANUARI 2020

FA CUP

00:00 WIB – Shrewsbury Town vs Liverpool – beIN Sports 1 (Live)

LA LIGA

03:00 WIB – Real Valladolid vs Real Madrid – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – AS Roma vs Lazio – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Napoli vs Juventus – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Bayer Leverkusen vs Fortuna Dusseldorf – Fox Sports (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – ATK vs NorthEast United – Fox Sports 3 (Live)

SELASA, 28 JANUARI 2020

FA CUP

03:00 WIB – Bournemouth vs Arsenal – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

SUPER LIG

00:00 WIB – Sivasspor vs Rizespor – beIN Sports 2 (Live)

AFC CHAMPIONS LEAGUE

14:00 WIB – Shanghai SIPG vs Buriram United – Fox Sports 2 (Live)
17:00 WIB – FC Tokyo vs Ceres Negros – Fox Sports 2 (Live)
17:00 WIB – FC Seoul vs Kedah – Fox Sports 3 (Live)

 

 

Jadwal Pertandingan Senin, 6 Januari 2020: Juventus Vs Cagliari, AC Milan Kontra Sampdoria

Pertandingan Serie A Italia terus berlanjut. Pada Minggu, 5 Januari 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB akan berlangsung sejumlah pertandingan menarik. Juara bertahan Serie A, Juventus akan memainkan laga kandang saat menjamu Cagliari.

Juventus tentu berpeluang untuk meraih kemenangan. Selain tampil di kandang sendiri, Juventus pun sedang berada dalam tren positif dengan kekuatan pemain yang merata di semua lini. Namun demikian Cagliari bukanlah tim yang mudah dikalahkan.

Pertandingan lainnya akan mempertemukan AC Milan kontra Sampdoria. Laga ini akan berlangsung di Stadion San Siro yang merupakan kandang AC Milan. Selain penting untuk meraih poin sempurna, laga ini bertambah menarik dengan kehadiran Zlatan Ibrahimovic.

Pemain senior yang sudah malang melintang di berbagai klub top Eropa itu akan melakoni debut bersama Milan di laga ini. Apakah kehadiran Ibrahimovic akan memberikan pengaruh positif bagi kebangkitan Milan?

Sementara itu di markas AS Roma, tuan rumah akan kedatangan tamunya Torino. Bagi Roma laga ini penting untuk meraih tiga poin demi memperbaharui posisinya di tabel klasemen sementara.

Genoa dan Sassuolo akan saling berhadapan. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah. Kedua tim sama-sama memburu poin penuh untuk merangsek dari papan bawah.

Jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 6 Januari 2020:

FA CUP

01:16 WIB – Gillingham vs West Ham United – beIN Sports 2 (Live)

LA LIGA

03:00 WIB – Celta Vigo vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Genoa vs Sassuolo – beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – AS Roma vs Torino – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
18:30 WIB – Bologna vs Fiorentina – beIN Sports 2 (Live)
21:00 WIB – Juventus vs Cagliari – beIN Sports 1 (Live)
21:00 WIB – AC Milan vs Sampdoria – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Odisha vs Chennaiyin – Fox Sports 3 (Live)

Gagal Juara Piala Super Italia, Pelatih Juventus Enggan Salahkan Ronaldo, Higuain dan Dybala

Juventus tak mampu menutup tahun 2019 dengan trofi Piala Super Italia. Dalam pertarungan mahkota tersebut, Nyonya Tua tak mampu berbuat banyak saat menghadapi Lazio. Duel yang digelar di Stadion King Saud University, Riyadh, Arab Saudi pada Minggu, 22 Desember 2019 lalu berakhir dengan kemenangan Lazio dengan skor 3-1.

Alhasil Juventus pun harus menerima kado pahit di penghujung tahun 2019. Tim tersebut tak mampu menambah koleksi gelar juara. Banyak pihak yang menyoroti sepak terjang trio Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, dan Gonzalo Higuain menyusul kekalahan tersebut.

Meski begitu pelatih Juventus, Maurizio Sarri, enggan mengikuti opini tersebut. Baginya kesalahan tidak terletak pada ketiga pemain depan tersebut. Ia justru menilai timnya akhirnya kebobolan setelah ia melakukan pergantian dengan menurunkan gelandang Aaron Ramsey untuk menggantikan Higuain.

“Kami tidak kalah karena trio lini serang, karena kami kebobolan gol (kedua dan ketiga) sesaat setelah saya menurunkan seorang gelandang (Ramsey untuk Higuain),” beber Sarri.

Selain itu ia menilai timnya tampil kurang bersemangat. Ia menyebut timnya mengawali pertandingan tidak dalam semangat tinggi. Secara fisik dan mental para pemainnya sepertinya belum siap. Hal sebaliknya terjadi dengan Lazio. Mantan pelatih Chelsea itu menilai Lazio menjalani pertandingan ini dengan penuh percaya diri dan semangat yang tinggi.

“Kami melalui laga ini dengan kekurangan energi secara fisik dan mental. Ini biasa terjadi, sementara Lazio sedang dalam performa yang sangat bagus,” sambung Sarri.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan kekalahan ini bukan karena tumpulnya para pemain depan terutama trio Ronaldo, Dybala, dan Higuain.

Satu-satunya gol Juventus dicetak oleh Paulo Dybala di menit ke-45. Sementara itu tiga gol Lazio dilesatkan oleh tiga pemain berbeda yakni Luis Alberto di menit ke-16, Senad Lulic di menit ke-73, dan Danilo Cataldi di menit ke-90+4.

Buntut kekalahan ini membuat pelatih asal Italia itu harus melayangkan permintaan maaf kepada para penggemar Juventus. Ia mengakui timnya kehilangan kesempatan meraih gelar. Meski begitu ia tetap optimis dengan masa depan timnya.

Meski kehilangan trofi Piala Super Italia, Sarri menegaskan timnya masih memiliki banyak pertandingan dan banyak agenda. Dalam lima bulan ke depan timnya akan menghadapi berbagai pertandingan di berbagai level kompetisi.

“Kami meminta maaf karena kehilangan gelar, namun kami masih memiliki banyak pertandingan dalam kompetisi yang harus dimainkan dalam lima bulan ke depan. Ada kemarahan, namun menangisinya tidak akan menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Saat ini Juventus berada di urutan kedua Serie A Italia. Juventus yang mengemas total 42 poin, kalah selisih gol dari Inter Milan di urutan teratas.

Penalti Ronaldo Selamatkan Juventus dari Kekalahan di Pekan ke-14 Serie A

Juventus hampir saja meraih hasil minor di pekan ke-14 Serie A andaisaja Cristiano Ronaldo tak mencetak gol penyaman kedudukan. Hal ini terjadi saat Nyonya Tua menghadapi Sassuolo pada Minggu, 1 Desember 2019. Kedua tim mengakhiri pertandingan di Stadion Allianz dengan skor 2-2.

Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-68 dari titik penalti. Satu gol lainnya dicetak oleh Leonardo Bonucci pada menit ke-20. Sementara itu sepasang gol tim tamu dicetak oleh Jeremie Boga di menit ke-22 dan Francesco Caputo di menit ke-47.

Tambahan satu poin membuat tabungan poin Juventus kini menjadi 36 dari 14 pertandingan. Juventus sempat berada di puncak klasemen namun posisinya langsung tergusur usai Inter Milan membungkam SPAL. Internazionale Milan berada di urutan teratas dengan keunggulan satu poin.

Sementara itu kekalahan ini membuat Sassuolo mengemas total 14 poin dari 13 pertandingan. Sassuolo berada di urutan ke-14, berjarak empat poin dari Genoa di zona degradasi.

Juventus dan Sassuolo menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal kedua tim berusaha mencari kesempatan untuk mencetak gol. Tuan rumah sukses membuka keunggulan di menit ke-20. Bermula dari umpan Juan Cuadrado, Rodrigo Bentancur sukses memberikan umpan terukur kepada Leonardo Bonucci yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol.

Tiga menit berselang, tim tamu mampu menyamakan kedudukan. Jeremie Boga sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan kerja sama satu dua dengan Francesco Caputo. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor sama kuat.

Di babak kedua, tim tamu mampu membalikkan keunggulan. Tak berapa lama setelah babak kedua berjalan, tim tamu berhasil menggetarkan gawang tuan rumah melalui kejelian Caputo memanfaatkan kesalahan kiper tuan rumah, Gianluigi Buffon.

Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-68 melalui sepakan penalti Cristiano Ronaldo. Penalti ini bermula dari pelanggaran pemain tim tamu di kotak terlarang.

Usai pertandingan pelatih Juventus, Maurizio Sarri memberi sanjungan kepada Ronaldo yang menjadi penyelamat bagi timnya di laga tersebut. Mantan pelatih Chelsea itu menyebut Ronaldo sebagai kandidat pemenang Ballon d’Or 2019.

“Saya berharap Cristiano (Ronaldo) bisa memenangkan Ballon d’Or,” beber Sarri.

Sementara itu hasil imbang ini menyemangati Inter Milan untuk meraih poin sempurna. Hal ini sebagaimana dikatakan pelatih Inter Milan, Antonio Conte.

“Kami punya tekad kuat hari ini dan tahu Juventus kehilangan poin, jadi kami bersiap untuk memanfaatkannya,” tandas Conte.

Susunan Pemain Juventus versus Sassuolo:

Juventus (4-3-1-2): 77-Gianluigi Buffon (PG), 16-Juan Cuadrado, 19-Leonadro Bonucci, 4-Matthijs De Ligt, 12-Alex Sandro, 30-Rodrigo Bentancur, 5-Miralem Pjani?, 23-Emre Can (Blaise Matuidi 54′), 33-Federico Bernardeschi (53′), 21-Gonzalo Higuaín (Aaron Ramsey 78′), 7- Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri

Sassuolo (4-2-3-1): 63-Stefano Turati, 77-Giorgos Kyriakopoulos, 2-Marlon, 19-Filippo Romagna, 22-Jeremy Toljan, 4-Francesco Magnanelli, 73-Manuel Locatelli, 7-Jeremie Boga (Federico Peluso 90′), 10-Filip Duricic (Mert Muldur 72′), 23-Hamed Junior Traore (Alfred Duncan 62′), 9-Francesco Caputo.

Pelatih: Roberto De Zerbi

 

Higuain Jadi Bintang Saat Juventus Bungkam Atalanta di Pekan ke-13 Serie A

Gonzalo Higuain mencuri perhatian dalam laga Juventus kontra Atalanta di pekan ke-13 Serie A Italia. Pemain asal Argentina itu menjadi pahlawan kemenangan Nyonya Tua di Stadion Atletti Azzuri d’Italia, Bergamo pada Sabtu, 21 November 2019 malam WIB. Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu menceta dua dari tiga gol kemenangan Juventus.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Nyonya Tua, 3-1. Sepasang gol Higuain terjadi di menit ke-74 dan 82. Sementara satu gol lainnya dicetak oleh Paulo Dybala di menit ke-90+2. Gol ini pun terjadi berkat assist Hiduain. Gol semata wayang tuan rumah diccetak oleh Robin Gosens di menit ke-56.

Kemenangan ini membuat Juventus masih berkuasa di puncak klasemen Serie A. Bianconeri mengemas total 35 poin dari 13 pertandingan, unggul empat angka dari Inter Milan yang saat tersebut belum memainkan pekan ke-13. Bila Inter Milan mampu mengalahkan Torino maka jarak di antara kedua tim akan menjadi satu.

Juventus berusaha mencuri kesempatan untuk mencetak gol di babak pertama. Namun rapatnya pertahanan tuan rumah cukup menyulitkan tim tamu. Ditambah lagi Juventus tampil tanpa diperkuat salah satu bomber andalan yakni Cristiano Ronaldo. Kedua tim pun mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Di babak kedua, tuan rumah berhasil memanfaatkan kesempatan untuk membuka keunggulan. Permainan pendek antarpara pemain Atalanta dilanjutkan dengan umpan terukur ke kotak penalti yang disambut dengan baik oleh Robin Gosens.

Keunggulan tuan rumah memacu tim tamu untuk meningkatkan intensitas serangan. Higuain berhasil menyamakan kedudukan, dan kembali mencetak gol di menit ke-82 untuk membawa timnya berbalik unggul. Jelang bubaran Dybala mengunci kemenangan tim tamu.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku timnya beruntung bisa meraih tiga poindi laga ini. Pasalnya tuan rumah tampil baik di laga tersebut.

“Ini laga yang menghibur dengan tempo dan intensitas, hal yang tak sering Anda lihat di Serie A. Kami jadi sedikit kesal setelah mereka mendapat penalti dan membiarkan Atalanta mengambil kendali penuh permainan. Sudah sewajarnya lini depan mereka mereka agresif,” ungkap mantan pelatih Chelsea itu.

“Kami beruntung mencetak gol penyeimbang di saat tertekan, dan dari sana kami menunjukkan keyakinan bisa memenangi laga ini,” lanjutnya.

Susunan pemain Atalanta versus Juventus:

Atalanta: 95-Pierluigi Gollini; 2-Rafael Toloi, 6-Jose Luis Palomino, 19-Berat Djimsiti; 33-Hans Hateboer, 15-Marten De Roon, 11-Remo Freuler (79-Amad Traore 86′), 8-Robin Gosens (21-Timothy Castagne 71′); 10-Papu Gomez, 88-Mario Pasalic; 99-Musa Barrow (9-L Muriel 57′).

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Juventus: 1-Wojciech Szczesny; 16-Juan Cuadrado, 19-Leonardo Bonucci, 4-Matthijs de Ligt, 2-Mattia De Sciglio; 30-Rodrigo Bentancur (11-Douglas Costa 58′), 5-Miralem Pjanic, 6-Sami Khedira (23-Emre Can 69′); 33-Federico Bernardeschi (8-Aaron Ramsey 26′); 10-Paulo Dybala, 21- Gonzalo Higuain.

Pelatih: Maurizio Sarri.

Performa di Juventus Menurun, Ronaldo Tetap Dapat Posisi Utama di Timnas Portugal

Saat ini Cristiano Ronaldo sedang mengalami tantangan di Juventus. Hal ini terlihat dari situasi yang terjadi padanya dalam dua laga terakhir. Mantan pemain Real Madrid itu tidak bermain penuh selama 90 menit, tetapi ditarik keluar oleh pelatih Juventus, Maurizio Sarri.

Ronaldo ditarik keluar di menit ke-82 saat Juventus menghadapi Lokomotiv Moskow di fase grup Liga Champions Eropa pada 6 November 2019 lalu. Posisi Ronaldo kemudian digantikan oleh Douglas Costa.

Di pertandingan selanjutnya, menit bermain Ronaldo lebih singkat. Saat Juventus menghadapi AC Milan, Ronaldo ditarik keluar di menit ke-55 dan digantikan oleh Paulo Dybala. Dybala kemudian tampil sebagai pahlawan kemenangan Juventus berkat gol tunggalnya di laga itu.

Situasi di klub ternyata tidak mengganggu posisi Ronaldo di tim nasional Portugal. Sebagaimana dikatakan Ruben Neves, Ronaldo tetap mendapat tempat utama di tim nasional. Neves mengatakan Ronaldo tetaplah pemain penting bagi negaranya.

“Cristiano baik-baik saja. Ia menjalani sesi latihan yang hebat seperti biasa, dan memiliki motivasi yang hebat untuk menghadapi pertandingan. Dia sepenuhnya siap untuk pertandingan. Saya kira dia tidak tahu apa yang dibicarakan orang,” beber Neves.

Lebih lanjut Neves mengatakan pemain tersebut sudah mengikuti latihan seperti biasa dan siap untuk pertandingan selanjutnya.

“Dia menjalani sesi latihan yang bagus, seperti yang sudah saya katakan. Saya kira kami bisa mengharapkan Ronaldo yang selalu kita lihat seperti biasanya di pertandingan besok,” lanjut Neves.

Penegasan juga disampaikan pelatih timnas Portugal, Fernando Santos. Santos mengatakan Ronaldo sudah dalam kondisi fit dan siap menghadapi agenda pertandingan internasional. Pemain yang sempat dikabarkan cedera itu dipastikan akan tampil dalam dua laga bersama Portugal.

“Semua orang ingin membicarakan dia karena dia adalah pemain terbaik di dunia. Cristiano ada di sini, dia dipanggil ke timnas, dia fit, dan dia akan bermain,” beber Santos.

Bila demikian, Ronaldo akan memperkuat Portugal saat menghadapi Lithuania dan Luksemburg di babak kualifikasi Piala Eropa 2020. Kontribusi Ronaldo amat diperlukan untuk mengantar Portugal ke putaran final.

Saat ini Portugal berada di urutan kedua Grup B dengan raihan total 11 poin. Portugal tertinggal delapan poin dari Ukraina di posisi teratas. Saat ini lawan terberat Portugal adalah Serbia yang hanya tertinggal satu angka dari Portugal.

Kemenangan atas Lithuania dan Luksemburg membuka peluang bagi Portugal untuk menemani Ukraina ke putaran final tahun depan. Bila tidak maka tiket kedua dari GRup B akan jatuh ke tangan Serbia.