Meski Kalah dari Man United, Man City Berhak ke Final Piala Liga Inggris

Manchester City sukses menyikirkan rival sekota Manchester United di babak semi final Piala Liga Inggris. Di pertandingan leg kedua babak semi final, The Citizen menyerah dari tim sekota tersebut. Meski begitu Manchester Biru unggul agregat sehingga berhak melaju ke partai pamungkas.

Pada pertandingan semi final kedua pada Kamis, 30 Januari 2020 dini hari WIB di Stadion Etihad, City menyerah satu gol tanpa balas. Namun di leg pertama di kandang United, City menang dengan skor 3-1. Dengan demikian secara agregat City unggul dengan skor 3-2.

Selanjutnya City akan menghadapi Aston Villa di laga pamungkas. Di babak semi final Villa sukses mencatatkan kemenangan dramatis atas Leicester City.

Gol tunggal kemenangan United di pertandingan semi final kedua dicetak oleh Nemanja Matic di menit ke-35. Meski begitu City lebih menguasai pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 64 persen.

Meski unggul penguasaan bola tidak mudah bagi City untuk mencetak gol. Para pendukung tuan rumah justru dibuat terdiam di menit ke-35 setelah Nemanja Matic sukses menggetarkan gawang City.

Gol ini membuat para pemain City semakin giat menekan. Namun bertambahnya intensitas serangan tak menjami City mampu memecah kebuntuan. Hingga laga usai City tetap tak mampu mencetak gol.

Situasi ini membuat gelandang Man City, Kevin de Bruyne heran. Menurut gelandang internasional Belgia itu timnya mampu menguasai pertandingan. Sementara itu tim tamu memiliki peluang yang minim.

“Saya tidak benar-benar bisa memahami bagaimana kami bisa kalah. Bagi saya, Manchester United tidak punya peluang hari ini. Pada akhirnya, baguslah kami lolos,” beber De Bruyne.

Lebih lanjut De Bruyne mengatakan timnya tampil ceroboh di laga itu. Hal ini berujung gol semata wayang tim tamu.

“Saya kira kami ceroboh. Saat gol tercipta, kami tidak menghalau bola dengan baik dan tahu-tahu mereka bikin gol. Anda bisa beri tahu saya kalau mereka punya peluang lagi karena saya tidak ingat,” sambungnya.

Susunan Pemain Manchester City versus Manchester United:

Manchester City: 1-Claudio Bravo; 27-Joao Cancelo, -30 Nicolas Otamendi, 2-Kyle Walker; 8-Ilkay Guendogan, 16-Rodri Hernandez; 7-Raheem Sterling, 20-Bernardo Silva, (C) 17-Kevin De Bruyne, 26-Riyad Mahrez (21-David Silva 68′); 10-Sergio Aguero

Pelatih: Pep Guardiola

Manchester United: 1-David De Gea; 2-Victor Lindelof, (C) 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw (8-Juan Mata 79′); 29-Aaron Wan-Bissaka, 17-Fred, 31- Nemanja Matic, 53-Brandon Williams, 14-Jesse Lingard (15-Andreas Pereira 65′), 26-Mason Greenwood (21-Daniel James 46′), 9-Anthony Martial

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Jadwal Pertandingan Rabu, 29 Januari: Semi Final Kedua Piala Liga Inggris

Aston Villa dan Leicester City akan beradu di leg kedua babak semi final Piala Liga Inggris. Villa beruntung karena pertandingan ini akan digelar di kandang sendiri di Stadion Villa Park pada Rabu, 29 Januari 2020 dini hari WIB.

Sebagai tuan rumah Villa tentu tidak ingin membuang kesempatan untuk meraih satu tiket ke babak pamungkas. Namun demikian Leicester bukan tim yang mudah dikalahkan. Ditambah lagi Leicester berpotensi tampil dengan kekuatan terbaik termasuk bomber andalan, Jamie Vardy.

Sebagaimana dikatakan pelatih Leicester, Brendan Rodgers, Vardy yang mengalami cedera hamstring di laga sebelumnya bakal kembali tampil di laga ini.

“Dia (Vardy) masuk dalam skuad. Dia bekerja keras sejak mengalami cedera pertengahan pekan lalu,” beber Rodgers.

Kehadiran Vardy jelas akan meningkatkan semangat dan keyakinan kubu Leicester. Ditambah lagi Vardy merupakan salah satu pemain tersubur di Liga Primer Inggris. Kehadirannya bakal memberikan ancaman bagi lini depan tuan rumah.

“Kami akan memberinya satu hari penuh dan melihat bagaimana keadaannya besok sebelum kami memutuskan apakah dia akan bermain dari awal atau turun dari bangku cadangan. Dia pasti akan dimainkan,” sambungnya.

Saat ini memang kondisi pemain internasional Inggris itu belum 100 persen fit. Namun Rodgers menegaskan hal tersebut tidak mempengaruhi keputusannya untuk menurunkan pemain tersebut di laga itu.

“Saya pikir jika Anda bertanya kepada saya, apakah dia 100 persen, dia mungkin 80 persen, tetapi saya lebih suka memiliki 80 persen Jamie Vardy dengan apa yang diberikan kepada tim dan ancamannya,” lanjutnya.

Belajar dari laga sebelumnya yang berakhir dengan kekalahan, pelatih asal Skotlandia tersebut berharap timnya bisa langsung panas sejak awal pertandingan.

“Rasanya kami sudah bermain dengan baik pada pertandingan sebelumnya. Saat itu kami sedikit lambat pada babak pertama. Tetapi, mereka juga tak mendapatkan banyak peluang,” tegas mantan pelatih Liverpool itu.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Rabu, 29 Januari 2020:

EFL CARABAO CUP

02:45 WIB – Aston Villa vs Leicester City – Mola TV (Live)

COPPA ITALIA

02:45 WIB – AC Milan vs Torino – TVRI, Usee Sports 2 (Live)

COUPE DE FRANCE

00:30 WIB – Angers vs Rennes – beIN Sports 1 (Live)
02:55 WIB – AS Monaco vs Saint-Etienne – beIN Sports 2 (Live)

COPA LIBERTADORES

07:30 WIB – Universitario de Deportes vs Carabobo – Mola TV (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Odisha vs Goa – Fox Sports 3 (Live)

 

 

Duel Hidup Mati, Leicester City Jalani Partai Ulangan Semi Final Piala Liga Inggris

Leicester City akan menjalani laga hidup mati di leg kedua babak semi final Piala Liga Inggris. The Foxes akan kembali menghadapi Aston Villa untuk memperebutkan satu tiket ke babak empat besar. Di laga ini, Leicester akan bertindak sebagai tim tamu. Keduanya akan bertarung di Stadion Villa Park pada Rabu, 29 Januari 2020 dini hari WIB.

Kedua tim tentu sama-sama berambisi untuk memetik kemenangan. Pelatih Villa, Dean Smith yakin mereka mampu memetik hasil positif di kandang sendiri.

“Meski mendapat banyak tekanan, kami meraih hasil yang bagus di kandang Leicester. Kami mampu mencetak gol, meski sayangnya mereka juga bisa melakukannya. Pertandingan di Villa Park nanti tentu akan sangat penting,” beber Smith.

Sementara itu kubu Leicester tak gentar melakoni laga tandang. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Brendan Rodgers, mereka akan berjuang maksimal. Ia akan meminta para pemainnya untuk langsung panas sejak babak pertama.

“Rasanya kami sudah bermain dengan baik pada pertandingan sebelumnya. Saat itu kami sedikit lambat pada babak pertama. Tetapi, mereka juga tak mendapatkan banyak peluang,” beber Rodgers.

Rodgers yang pernah menjadi pelatih Liverpool menegaskan timnya akan tampil maksimal di laga itu. Ia pun menepis berbagai spekulasi terkait skuadnya di bursa transfer musim dingin ini.

“Tidak ada yang akan pergi dari sini bahwa kami tidak ingin pergi. Saya pikir kami memiliki beberapa pertanyaan dalam hal pinjaman untuk beberapa pemain muda kami,” beber pelatih asal Skotlandia itu.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:
09/01/2020, Piala Liga Inggris, Leicester 1-1 Aston Villa
08/12/2019, Premier League, Aston Villa 1-4 Leicester City
17/01/2016, Premier League, Aston Villa 1-1 Leicester City
13/09/2015, Premier League, Leicester City 1-1 Aston Villa
15/02/2015, Piala FA, Aston Villa 2-1 Leicester City

Lima Pertandingan Terakhir Tim Aston Villa :
04/01/20 FAC Fulham 2 – 1 Aston Villa
09/01/20 LEC Leicester City 1 – 1 Aston Villa
12/01/20 LIP Aston Villa 1 – 6 Manchester City
18/01/20 LIP Brighton & Hove Albion 1 – 1 Aston Villa
22/01/20 LIP Aston Villa 2 – 1 Watford

Lima Pertandingan Terakhir Tim Leicester City :
05/01/20 FAC Leicester City 2 – 0 Wigan Athletic
09/01/20 LEC Leicester City 1 – 1 Aston Villa
11/01/20 LIP Leicester City 1 – 2 Southampton
19/01/20 LIP Burnley 2 – 1 Leicester City
23/01/20 LIP Leicester City 4 – 1 West Ham United

Perkiraan Starting Line Up Aston Villa versus Leicester City:

Aston Villa (3-4-2-1):  Reina; Guilbert, Targett, Mings; El Mohamady, Grealish, El Ghazi, McGinn; Trezeguet, Lansbury; Wesley.

Pelatih: Dean Smith

Leicester City (4-5-1): Schmeichel; Ricardo Pereira, Evans, Soyuncu, Chilwell; Praet, Albrighton, Maddison, Ndindi, Barnes; Vardy.

Pelatih: Brendan Rodgers

 

Pemain City Sebut Timnya Seharusnya Bisa Cetak Lima Gol ke Gawang United

Manchester City baru saja memberikan kekalahan telak kepada Manchester United saat kedua tim bertemu di leg pertama babak semi final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup pada Selasa, 7 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. City melibas tuan rumah dengan skor 3-1.

Pihak City menganggap timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol di laga itu. Sebagaimana dikatakan gelandang The Citizen, Bernardo Silva, timnya mestinya bisa mencetak hingga lima gol di babak pertama. Hal ini mengacu pada penampilan City yang lebih agresif dan memiliki banyak peluang. Sementara itu di babak kedua, situasi berubah. Tuan rumah tampil lebih agresif dan cukup menyulitkan Manchester Biru.

“Kami bisa saja unggul empat atau lima gol di babak pertama, kami punya peluang-peluang untuk itu. Mereka menekan kami lebih tinggi di babak kedua, kami juga kelelahan tapi secara keseluruhan merasa senang,” beber Silva.

Pemain internasional Portugal itu tampil impresif di laga ini. Ia mencetak satu gol dan memberikan satu assist untuk gol kedua tim tamu. Bernardo Silva mencetak gol di menit ke-17 dan Riyad Mahrez di menit ke-33. Sementara itu satu gol lainnya lahir dari gol bunuh diri Andreas Pareira di menit ke-39. Sementara itu gol semata wayang tuan rumah dilesatkan oleh Marcus Rashford di menit ke-70.

Menariknya Silva tampil tidak pada posisi andalannya sebagai gelandang tengah atau pemain sayap. Di laga ini ia ditempatkan sebagai penyerang semu atau yang disebut dengan false nine. Meski begitu ia mampu tampil gemilang.

Terkait performa impresif di laga ini, Silva mengatakan dirinya selalu siap untuk tampil di berbagai posisi yang dikehendaki sang pelatih, Pep Guardiola. Baginya yang terpenting adalah bisa memberikan kemenangan kepada timnya.

“Saya menikmati peran saya, karena itu berhasil dan kami menang. Pep dari awal menginginkan satu orang tambahan di lini tengah,” bebernya.

Sementara itu pelatih City, Pep Guardiola mengatakan timnya tampil baik di laga ini meski tidak diperkuat beberapa pemain andalannya seperti Sergio Aguero dan Gabriel Jesus yang tampil sebagai pemain pengganti di menit ke-80.

Ia menyebut timnya jenius karena mampu mengandaskan tuan rumah dengan strategi dan formasi yang dipakai. Namun demikian ia tak menampik pihaknya akan mendapat reaksi berbeda andaisaja gagal meraih kemenangan di laga itu.

“Saya ingin tahu apa yang orang katakan di awal saat kami bermain tanpa Sergio dan Gabriel. Kami menang dan kami adalah jenius. Namun jika kami tidak menang, saya tahu apa yang akan terjadi,” beber Guardiola.

 

 

Undian Semi Final Piala Liga Inggris: Derby Manchester United Vs Manchester City

Pertandingan babak delapan besar Piala Liga Inggris atau Carabao Cup sudah berakhir. Tak lama berselang dilangsungkan undian babak semi final yang dilakukan oleh Chris Kamara dan Dennis Wise di Kassam Stadium, tempat berlangsungnya pertandingan antara Oxford United versus Manchester City pada Rabu, 18 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Dari hasil undian, dua tim asal kota Manchester sekaligus penghuni Liga Primer Inggris dipastikan harus saling berhadapan. Manchester United dan Manchester City akan saling berhadapan untuk memperebutkan satu tiket final.

Tentu pertandingan ini bakal berlangsung sengit dan menarik. Pelatih Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer menyambut positif laga tersebut. Namun demikian manajer asal Norwegia itu tetap mewaspadai rival sekota.

Sekalipun akan menghadapi City, Solskjaer menegaskan timnya siap tampil. Ia tak gentar bila harus beradu dengan pelatih kawakan, Pep Guardiola.

“Tidak, saya tidak percaya pada hal-hal yang mengawang-awang. Namun, kami siap bertanding dengan cara kami. Kami memiliki memori yang baik dari terakhir kali kami memainkannya,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk menghadapi City, timnya harus terus berbenah. Ia yakin lawannya pun akan bertindak demikian.

“Kami bermain dengan baik, tetapi ada hal-hal yang perlu kami lakukan, tingkatkan.Saya yakin mereka juga akan mempersiapkan pertandingannya, dan ada hal-hal yang perlu mereka tingkatkan. Saya pikir itu akan menjadi dua malam yang fantastis di Manchester,” sambungnya.

Manchester United sukses meraih tiket babak semi final setelah menumbangkan tim kasta bawah, Colchester United. Bermain di kandang sendiri di Stadion Old Trafford pada Rabu, 18 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, Setan Merah menang tiga gol tanpa balas.

Tiga gol Setan Merah dicetak oleh Marcus Rashford di menit ke-51, gol bunuh diri Ryan Jackson di menit ke-56, dan Anthony Martial di menit ke-61.

Sementara itu City sukses meraih satu tiket ke babak semi usai meraih kemenangan atas Oxford United di babak delapan besar. Bermain di kandang lawan di Stadion Kassam, The Citizen menang dengan skor 3-1.

Sementara itu Leicester City akan menghadapi Aston Villa. Pemenang di laga ini akan menghadapi pemenang dalam derby Manchester.

Pertandingan semi final akan digelar pada 7 dan 28 Januari 2020. Di laga pertama, Setan Merah akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Old Trafford sebelum melawat ke Etihad Stadium. Leicester City akan lebih dulu menjadi tuan rumah sebelum bertandang ke markas Aston Villa.

Berikut Hasil Undian Semifinal Piala Liga Inggris 2019/2020:

Manchester United Vs Manchester City
Leicester City Vs Aston Villa.

Hasil Undian Perempat Final Carabao Cup: Tidak Ada Big Match

Kontestan babak perempat final Carabao Cup atau Piala Liga Inggris sudah mengetahui lawan masing-masing. Hal ini diketahui usai pengundian yang digelar pada Kamis, 31 Oktober 2019. Tim-tim papan atas dari Liga Primer Inggris menghadpai lawan berbeda. Dengan kata lain, tidak ada “big match” di babak delapan besar.

Manchester City akan menghadapi Oxford United. Di laga ini Manchester Biru akan bertindak sebagai tim tamu. Rival sekota City, Manchester United akan menjadi tuan rumah saat menjamu Colchester United di Stadion Old Trafford.

Tim papan atas Liga Inggris, Liverpool pun akan melakoni laga tandang saat menghadapi Aston Villa. Dua tim Liga Primer Inggris akan saling berhadapan yakni Everton kontra Leicester City. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Para peserta akan memperebutkan tiket semi final pada 16 Desember 2019. Namun demikian jadwal ini ternyata tidak mengenakkan bagi Liverpool. Pasalnya sebagai juara Liga Champions Eropa, The Reds akan melakoni pertandingan Piala Dunia Antarklub di Qatar.

Situasi ini membuat kubu Liverpool berada dalam situasi dilematis. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp bahkan sudah menebar ancaman bila jadwal tersebut tak berubah. Pelatih asal Jerman itu mengatakan timnya akan memilih mundur dari Piala Liga Inggris bila jadwal masih seperti itu.

“Jika mereka tidak menemukan tanggal yang tepat untuk kami, kami tidak bisa bermain pada babak berikutnya,” beber Klopp.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu bahkan rela timnya mundur dari pertandingan tersebut dan memberikan tiket gratis kepada lawannya. Atau ia menawarkan alternatif lain yakni merelakan Arsenal, lawan yang dikalahkan di babak sebelumnya, untuk bertanding di babak delapan besar.

“Dengan demikian, siapa pun yang menjadi lawan kami akan lolos, atau bisa saja Arsenal menggantikan kami untuk perempat final,” lanjutnya.

Sebelum terbang ke Timur Tengah, Liverpool masih akan bertanding di pentas Liga Primer Inggris. Si Merah akan menghadapi Watford pada 14 Desember.

“Piala Liga, seperti apa yang kami lakukan lakoni ini, jika mereka [pihak penyelenggara] tidak menemukan penyesuaian tempat untuk kami, bukan pukul 0.33 dini hari saat Hari Natal, maka kami tidak akan bermain,” ungkap Klopp.

“Kami bermain malam ini, kami ingin memenangkannya, kami melakukan itu, dan jika mereka tidak menemukan tanggal yang tepat, maka kami tidak bisa bermain di putaran berikutnya dan siapa pun yang akan jadi lawan kami akan lolos ke babak berikutnya,” tegasnya.

Berikut hasil drawing perempat final Piala Liga Inggris 2019-2020:

Oxford United vs Manchester City

Manchester United vs Colchester United

Aston Villa vs Liverpool

Everton vs Leicester City