Arsenal Bakal Lepas Aubameyang, Begini Respon Podolski

Nama Pierre-Emerick Aubameyang sedang dikaitkan dengan pintu keluar dari Arsenal. Situasi ini mengundang banyak komentar. Salah satunya dari Lukas Podolski.

Menurut mantan pemain tim nasional Jerman itu, bila melepaskan Aubameyang maka akan menjadi sebuah kerugian bagi Arsenal. Pasalnya pemain tersebut sedang berada dalam performa terbaik dan banyak klub tertarik untuk mendatangkannya.

“Ketika Anda menjalani musim luar biasa seperti dia, banyak klub tertarik,” beber Podolski.

Lebih lanjut ia mengatakan setiap pemain bintang tentu memilik impian untuk tampil di berbagai klub top di Eropa baik di Inggris, Spanyol, maupun Italia.

“Saat seorang pemain punya keinginan untuk bermain untuk klub besar atau bermimpi main di Italia atau Spanyol, atau seperti Aubameyang dan kaitannya dengan Real Madrid…”

Podolski mengatakan tidak ada yang salah bila Aubameyang memiliki impian tersendiri. Menurutnya untuk setiap kesempatan yang datang jangan sampai ditolak. Bagi Arsenal bila sampai Aubameyang pergi maka akan menjadi sebuah kehilangan.

“Jika dia punya mimpi main untuk klub ini ketika masih muda, maka kenapa tidak? Sebagai pemain, Anda harus mengambil kesempatan main untuk klub seperti itu. Tentu saja, buat Arsenal, itu akan jadi sebuah kehilangan besar kalau mereka harus menjualnya, tapi ini bisnis sepakbola,” sambungnya.

Podolski yang pernah bermain untuk Arsenal mengatakan Aubameyang sudah melewatkan musim yang luar biasa. Tidak hanya itu ia juga sudah banyak berkontribusi bagi tim dengan gol-gol yang diciptakannya.

Namun demikian ia mengatakan menjual pemain bintang bisa menjadi sebentuk investasi. Uang hasil penjualan pemain bintang bisa digunakan untuk mendatangkan pemain baru.

“Menurut saya Anda kehilangan pemain besar, dia melewati musim yang luar biasa dengan catatan gol bagus, tapi Anda bisa menghasilkan uang dari seorang pemain, menjualnya dan bisa berinvestasi untuk pemain baru. Untuk pemain seperti saya atau Aubameyang, ketika klub besar memanggil, Anda selalu ingin punya mimpi seperti ini,” tegasnya.

Saat ini tim-tim Liga Inggris sedang mempersiapkan diri. Otoritas sepak bola setempat sudah memberikan kelonggaran kepada masing-masing tim unguk mulai menggelar latihan.

Pelatih Newcastle United, Steve Bruce pun beranggapan yang sama. Menurutnya, waktu tersebut terlalu cepat.

“Kami perlu waktu persiapan yang cukup untuk membuat para pemain ini mencapai kondisi yang bagus atau mereka bakalan bertumbangan seperti tumpukan kartu,” beber Bruce.

Lebih lanjut ia mengatakan tidak hanya pemain, para pelatih pun merasakan kekhawatirkan yang sama. Menurutnya sedikitnya dibutuhkan enam pekan untuk mempersiapkan diri.