Setien Kritik Akademi Barcelona

Saat ini akademi Barcelona sedang dalam sorotan menyusul minimnya kontribusi bagi pemain utama Barcelona. Sorotan ini datang dari pelatih Barcelona, Queque Setien. Menurut pelatih anyar Blaugrana itu saat ini perhatiannya adalah pada prestasi bukan lagi pada kepentingan akademi Barcelona atau La Masia.

“Apa yang orang-orang inginkan: Akademi atau untuk terus maju?,” beber Setien.

Lebih lanjut Setien mengatakan ia bukannya tidak menaruh perhatian pada La Masia. Namun akademi tersebut belum mampu menghasilkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim utama. Ia pun meminta La Masia untuk melakukan peningkatan agar lebih kompetitif sehingga mampu menghasilkan pemain yang sesuai standar dan kebutuhan skuad utama Barcelona.

“Saya tak mengatakan bila kami tak bisa melakukannya dengan akademi. Namun saat melihat pemain-pemain itu tidak sesuai dengan yang anda butuhkan, mereka perlu peningkatan dan menjadi lebih kompetitif,” sambungnya.

Ia pun meminta para pemain muda Barcelona untuk berjuang maksimal bila ingin mendapat tempat di tim utama. Itulah jalan yang harus ditempuh bila ingin mendapat kans bermain di skuad utama.

“Oleh karenanya, yang anda bisa lakukan adalah meminta mereka berkembang agar bisa menembus tim utama,” tegasnya.

Salah satu pemain jebolan La Masia yang kini mampu menembus skuad utama Barcelona adalah Ansu Fatih. Sementara itu belum ada lagi bibit-bibit muda potensial yang mampu mengikuti jejak Andres Iniesta dan Xavi Hernandez.

Sementara itu di sisi lain Barcelona terus mencari pemain baru dari luar klub. Salah satu pemain yang santer dikaitkan dengan klub asal Catalonia itu adalah Lautaro Martinez.

Menurut sang agen Lautaro, Albert Yaque, peluang gabung Barcelona bukan sesuatu yang mustahil. Kemampuan yang dimiliki Martinez diyakini akan sangat dibutuhkan Barcelona. Selain itu Martinez bisa menjadi penerus bagi Luis Suarez yang kini semakin menua.

Hal senada disampaikan perwakilan Martinez yang lain, Sergio Zarate. “Ada kemungkinan yang sangat besar. Dia pemain yang bagus, pemain yang luar biasa. Anak ini tidak punya batas untuk berkembang,” beber Zarate.

Lebih lanjut Zarate mengatakan saat ini keputusan ada di tangan berbagai pihak. Salah satunya adalah Inter Milan. Namun demikian Zarate menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan pemain. Faktor Messi disebut-sebut memperkuat peluang Martinez gabung Barcelona.

“Mereka (manajemen Inter) memang yang berkuasa, tapi pemainlah yang menentukan. Leo(Messi) ada di sana. Saya rasa dia (Martinez) punya kesempatan lebih besar untuk ingin pindah ke sisi pemain terbaik,” sambungnya.

Rivaldo Sarankan Barcelona Jual Dembele

Saat ini performa Ousmane Dembele belum benar-benar memuaskan. Bahkan pemain muda tersebut belum juga menunjukkan performa terbaik. Hal inilah yang dinilai oleh mantan pemain Barcelona, Rivaldo.

Menurut mantan pemain timnas Brasil itu, Dembele belum juga mengalami perkembangan meski sudah tiga musim berada di Nou Camp. Pemain tersebut pun kerab dibekap cedera yang membuatnya tak bisa tampil prima. Menurut Rivaldo waktu tiga tahun sudah lebih dari cukup bagi manajemen Barcelona untuk mengevaluasi pemain muda tersebut.

“Ousmane Dembele gabung Barcelona hampir tiga tahun lalu dan sudah punya banyak waktu untuk menyesuaikan diri di klub dan menunjukkan kelayakannya,” beber Rivaldo.

Lebih lanjut Rivaldo mengatakan sudah cukup bagi manajemen Barcelona untuk melihat perkembangannya. Ia bahkan tidak segan menyebut musim panas ini sebagai kesempatan bagi Barcelona untuk melepas pemain tersebut.

Bila tidak  rela menjual pemain muda tersebut, Rivaldo menyarankan opsi lain yakni memasukan pemain itu dalam bagian kesepakatan untuk mendatangkan pemain incaran Barcelona.

“Dia masih pemain dengan potensi hebat, tapi saya kira musim panas ini akan jadi kesempatan sempurna bagi Barcelona untuk menjualnya atau memasukkannya ke dalam operasi untuk salah satu pemain yang ingin direkrut Barcelona,” sambungnya.

Selain waktu untuk berkembang sudah lebih dari cukup, dengan melepas Dembele, Barcelona memiliki peluang untuk mendatangkan pemain yang lebih pas untuk Barcelona. Saat ini Barcelona sedang dikaitkan dengan sejumlah pemain yakni Lautaro Martinez dari Inter Milan dan Neymar Junior dari Paris Saint-Germain (PSG).

Bila sampai mendatangkan pemain tersebut maka semakin sulit bagi Dembele untuk mendapatkan ruang berkembang. Pemain tersebut disebut bakal sulit untuk menembus skuad utama.

“Barcelona tampaknya ingin merekrut Neymar dan Lautaro Martinez, yang berarti Dembele akan kesulitan menembus tim musim depan,” sambungnya lagi.

Tidak hanya itu Barcelona perlu melakukan peremajaan skuad. Bila ingin mendatangkan pemain baru maka harus ada pemain yang dilepas.

“Dan di samping itu, Barcelona perlu mengurangi skuadnya. Agar bisa merekrut pemain baru, yang lain harus pergi,” lanjutnya.

Saat ini nama Lautaro Martinez sedang dikaitkan dengan sejumlah klub. Salah satu klub yang santer dikaitkan dengan penyerang Inter Milan itu adalah Barcelona. Sejumlah spekulasi terkait kemungkinan pindahnya Martinez berkembang.

Salah satu faktor yang membuat Martinez berpeluang gabung Blaugrana adalah Lionel Messi. Keduanya berasal dari negara yang sama yakni Argentina. Selain itu nama besar Messi disebut-sebut membuat Martinez ingin untuk bisa bermain bersama.

Gagal di Copa del Rey, Setien: Rasanya Menyakitkan

Pelatih Barcelona, Queque Setien menyebut kegagalan timnya di Copa del Rey musim ini sungguh menyakitkan. Hal ini diungkapkan tak lama setelah timnya tersingkir di babak perempat final setelah takluk dari Athletic Bilbao dengan skor tipis 0-1.

Menurut Setien, Barcelona kalah oleh gol di penghujung laga. Sepanjang pertandingan, ia menilai timnya berhasil menampilkan permainan yang baik. Bahkan Barcelona lebih menguasai pertandingan terutama di babak kedua.

“Kami meninggalkan kompetisi ini, rasanya menyakitkan, tapi citra tim sejauh ini sangat bagus. Segalanya berjalan baik pada hari ini kecuali hasilnya, dan kami tidak dapat berlanjut di turnamen ini. Saya cukup puas,” tandas Setien.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan laga berjalan sesuai harapan. Meski mendominasi pertandingan terutama di babak kedua, Barcelona tak mampu mencetak gol.

Sebagaimana diketahui kekalahan tersebut terjadi di markas Bilbao di Stadion San Memes pada Kamis, 6 Februari 2020 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB lalu

Barcelona kalah dengan skor tipis, 0-1. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Inaki Williams di penghujung laga, tepatnya di menit ke-90+3. Kegagalan ini membuat Barcelona harus tersisih dari kompetisi tersebut. Sementara itu Bilbao berhak meraih satu tiket ke babak semi final.

Barcelona sebenarnya berpeluang besar meraih gelar tersebut andaisaja mampu melewati hadangan Bilbao. Pasalnya salah satu rival terberat mereka yakni Real Madrid lebih dulu tersisih dari ajang tersebut setelah dikalahkan Real Sociedad dengan skor 3-4.

Barcelona berusaha memberikan tekanan sejak menit awal. Namun demikian rapatnya pertahanan tuan rumah membuat Lionel Messi dan kawan-kawan kesulitan untuk mencetak gol. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Di babak kedua Barcelona berusaha meningkatkan intensitas serangan. Barcelona memperoleh beberapa peluang namun tak satu pun berbuah gol. Sementara itu tuan rumah akhirnya mampu memanfaatkan kesempatan di ujung laga untuk mencetak gol.

Berawal dari umpan lambung, Williams sukses melanjutkannya dengan sundulan mematikan tanpa bisa digagalkan kiper Barcelona, Marc Andre Ter Stegen. Gol ini sekaligus membuat Barcelona harus angkat kaki dari Copa del Rey.

Setelah gagal di Copa del Rey, Barcelona kini fokus tampil di La Liga Spanyol dan Liga Champions Eropa. Di pentas La Liga, Barcelona tidak boleh kehilangan fokus. Saat ini Lionel Messi dan kawan-kawan berada di urutan kedua, terpaut tiga angka dari Real Madrid di puncak klasemen.